KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
News
TEBING TINGGI IÂ SUMUT24.CO Walikota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi, Muhammad Dimiyathi, S.Sos, M.Tp, Kepala Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi, Dedi Parulian Siagian, S.STP, M.Si dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi Drs. Azhar bersama personel Polres Kota Tebingtinggi menjemput pendistribusian vaksin Covid-19 di Gudang Vaksin Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, Hari Jumat (05/02). Walikota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM mengatakan “Hari ini kita bersama dengan Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, diberikan kepada kita vaksin sejumlah 3000, Untuk 2 tahap. Akan kita berikan kepada tenaga kesehatan yang telah terdaftar, pejabat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah dipilih”. “Ini harus kita selesaikan dalam tempo seminggu. Tahap satu dan 2 minggu kemudian tahap kedua. Oleh karena itu, ini suatu barang yang harus kita prioritaskan, kita jaga, kita amankan supaya penggunaan nya tepat dan termasuk nanti permasalahan limbah, ini menjadi bagian yang penting kita jaga” kata Walikota. “Terimakasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan berharap kedepan untuk masyarakat juga bisa cepat. Hari Jumat dan Sabtu akan ada pemeriksaan, pengecekkan daripada vaksin cacat atau tidak, seleksi. Hari Senin akan mulai vaksin. Sehingga selesai langsung bisa proses atau dilaksanakan vaksin” ucap Walikota. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera dr. Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, “Yang pertama kita ketahui vaksin ini salah satu upaya kita untuk menyelesaikan pandemi Covid-19. Ditambahkannya, supaya masyarakat tidak mengakses portal – portal yang selama ini menyampaikan berita – berita yang tidak baik terhadap vaksin. “Kami berharap vaksin ini bisa dimanfaatkan dan pandemi ini bisa segera kita selesaikan” tutup Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Setelah dijemput dan diterima Pemerintah Kota Tebinggtinggi, vaksin akan disimpan dan dicek, apakah ada rusak atau cacat, di gudang penyimpanan vaksin di Labkes Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, untuk selanjutnya pelaksanaan vaksin pada hari Senin, (08/02).
Baca Juga:
PEMKO T. TINGGI VAKSINASI NAKES DAN ASN TAHAP I DAN II Sebanyak 1.319 tenaga kesehatan di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, disuntik vaksin COVID-19 tahap pertama dalam upaya meminimalisir penularan virus tersebut di daerah itu.
Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi, Dr.Nanang Fitra Aulia di Tebing Tinggi, Kamis, mengatakan vaksinasi tahap pertama tersebut sudah digelar mulai 8 Februari 2021 dengan sasaran prioritas adalah tenaga kesehatan.
Sebelum menjalani vaksinasi, seluruh peserta terlebih dahulu harus menjalani Observasi untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh.Dimana, setiap peserta hanya mendapatkan satu suntikan vaksin sinovac dengan dosis 0,5 mililiter. Selajutnya, suntikan kedua akan dilakukan 14 hari ke depan setelah suntikan pertama selesai.
Vaksinasi tahap pertama sekitar tiga ribu vial vaksin dengan target utamanya adalah tenaga kesehatan dan pejabat pelayanan publik. “Penyuntikan tahap pertama ditargetkan rampung 10 hari ke depan. Kami mengimbau agar masyarakat jangan takut dan frustasi karena vaksin demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” katanya.* Suntikan kedua dari Vaksinasi Tahap II kembali dilaksanakan oleh Tim Satgas COVID-19 Kota Tebing Tinggi di Dinas Kesehatan Kota, Selasa (23/02).
Vaksinasi ini diikuti oleh Kajari Tebing Tinggi, Kapolres Tebing Tinggi, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi beserta istri, Setdako Tebing Tinggi beserta istri dan beberapa jajaran dari OPD Pemerintah Kota Tebing Tinggi.
Jubir satgas Covid-19, dr.H Nanang Fitra Aulia, Sp.PK menjelaskan penyuntikan kedua dari Vaksin Covid-19 ini dilakukan untuk menguatkan sistem imun yang telah terbentuk dari suntikan pertama yang telah dilakukan sebelumnya. Suntikan pertama Vaksin Covid-19 untuk memicu respon imun tubuh terhadap vaksin yang diberikan. Sedangkan suntikan kedua untuk meningkatkan dan menguatkan respon imun yang sebelumnya sudah terbentuk saat suntikan pertama” jelas jubir Satgas COVID-19 Tebing Tinggi.
Jubir satgas menjelaskan dengan suntikan kedua ini, tubuh dipastikan akan lebih respon dan kuat dalam melawan virus COVID-19. Kemudian akan tercipta banyak populasi yang memiliki daya imun baik dan tahan terhadap COVID-19 atau disebut herd immunity. Dengan herd imunity memungkinkan penyakit tidak menyebar secara luas dan sebaran COVID-19 akan dapat dihentikan.
Vaksinasi tahap 1 ini masih difokuskan untuk tenaga medis, pejabat pemerintahan serta tokoh agama dan masyarakat. Setelah tahap 1 ini rampung, barulah pelaksanaan vaksinasi tahap 2 dilakukan tetapi masih menunggu informasi lebih lanjut dari Pemerintah Pusat.(sni)
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus memperkuat transformasi digital pelayanan pelanggan melalui peluncuran New Aplikasi Pelayanan Pela
kota
sumut24.co ASAHAN, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Har
News
sumut24.co ASAHAN, Dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa mencuat di Kabupaten Asahan. Sejumlah Kepala Desa (Kades) kini sedang menj
News
sumut24.co ASAHAN, Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Sosial Pendukung Aspirasi Masyarakat (LSM DPP SSPAMA) Kabup
News
KH Marahalim Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di UNUSU bersama Ratusan Kader NU
News
MEDAN , Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengawal peng
News
Polda Sumut Ungkap Penembakan di Tanjung Morawa, Dua Tersangka Diamankan 1 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
Polda Sumut Ungkap Kronologi Penembakan di Tanjung Morawa, Hingga Mobil Korban Tabrak Warga
News
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas dan Cegah Narkoba
News