Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
News
Baca Juga:
- Hari Ke-3 Tanggap Darurat, Pembersihan Material Banjir Bandang Arosuka Terus Dilakukan
- Bupati Solok dan Jajaran Pemerintah Daerah Gelar Rapat Penanggulangan Bencana Banjir Bandang di Arosuka
- Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang ke Pemerintah Kabupaten Solok
Kabupaten Solok I Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Solok, sumatera Barat, mulai menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana galodo. Salah satu agenda utama adalah menyiapkan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak, termasuk kemungkinan relokasi dari kawasan yang dinilai memiliki risiko bencana.
Wakil Bupati Solok H. Candra mengungkapkan berbagai dokumen untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi telah disiapkan. Saat ini, dokumen tersebut masih dalam proses penyelesaian.Hal itu disampaikan Candra kepada wartawan di Arosuka, Senin (28/9/2026).
"Dokumen yang diperlukan sudah kita siapkan dan saat ini sedang diproses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat seluruh persyaratan bisa selesai," kata Candra.Pemkab Solok juga meminta tim terkait mengecek kondisi lahan dan kawasan di sekitar lokasi terdampak.
Berdasarkan pemantauan balai teknis di Sumatera Barat, kawasan sekitar sungai dan dataran sungai menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam rencana penataan dan relokasi.
Namun, pemerintah belum menetapkan lokasi relokasi. Kajian menyeluruh masih dilakukan dengan melibatkan unsur teknis dan instansi terkait.
Dan menegaskan keputusan relokasi harus dilakukan secara hati-hati. Pemerintah tidak ingin warga yang telah dipindahkan justru kembali menghadapi ancaman bencana di lokasi baru.
"Kita tidak ingin masyarakat sudah dipindahkan, ternyata lokasi yang baru juga rawan. Karena itu, kita ingin memastikan terlebih dahulu dengan melibatkan para ahli," ujarnya.
Pemkab Solok juga berencana berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan tenaga ahli. Kajian tersebut diharapkan menghasilkan lokasi yang layak, aman, nyaman, dan memiliki risiko bencana lebih rendah.
Untuk warga terdampak, pemerintah menyiapkan skema Huntap mandiri dan Huntap terpadu. Warga yang memiliki tanah di lokasi aman dan berada di luar kawasan aliran sungai dapat dibangunkan rumah di atas lahannya.
Sementara warga yang tidak memiliki tanah akan disiapkan melalui skema Huntap terpadu di kawasan yang telah ditentukan.
"Skemanya sedang kita siapkan, mulai dari lokasi, tata kelola hingga pembangunan. Aspek keselamatan dan pengurangan risiko bencana menjadi pertimbangan utama," tutur Candra.
Pemerintah juga akan melakukan pendekatan kepada masyarakat yang lahannya masuk dalam kawasan penataan untuk mencari solusi bersama sebelum relokasi dilaksanakan.(YOSE)
Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
News
Gelar Pelantikan dan Rakerda 2026, Golkar Sumut Siap Menguningkan Sumatera Utara
News
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi Tokoh Masyarakat Jawa Sumut
News
Anggunnya Jelita Asri Ludin Tambunan dalam Balutan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
News
SYAMSUL RIZAL PASAL 33 HARUS MENJADI KOMPAS PEMBANGUNAN DAN KEDAULATAN EKONOMI BANGSA
News
Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
News
Yaspend Mulia Medan Cetak Atlet Pelajar Berprestasi hingga Tingkat Nasional
News
Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
News
Pemkab Deli Serdang Konsultasikan Perubahan KUAPPAS 2026 ke Kemendagri
News
Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin
News