Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka
Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka
News
Baca Juga:
Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan penjelasan terbuka agar spekulasi tidak semakin berkembang.
Bambang menilai persoalan tersebut perlu dijelaskan karena menyangkut kerahasiaan negara dan sistem keamanan nasional.
Pengamat Minta Kapolri Buka Identitas Jenderal
Bambang meminta Polri menjelaskan siapa pejabat yang diduga melakukan penyadapan, siapa yang menjadi sasaran, kapan tindakan itu terjadi, serta apa motifnya.
"Kapolri harus segera menjelaskan kepada publik agar isu yang berkembang tidak semakin liar yang malah kontraproduktif dengan program Kapolri sendiri," kata Bambang.
Menurutnya, persoalan penyadapan terhadap pejabat negara tidak seharusnya hanya dipandang sebagai masalah individu.
Ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan agar dugaan serupa tidak kembali terjadi.
Sejumlah Perwira Dikabarkan Diperiksa Propam
Desakan tersebut muncul di tengah kabar pemeriksaan sejumlah perwira tinggi dan menengah oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.
Informasi yang beredar menyebut seorang perwira berpangkat jenderal bintang empat berinisial L sempat diamankan untuk menjalani pemeriksaan sebelum akhirnya dilepaskan.
Namun, informasi mengenai identitas dan keterlibatan jenderal tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Polri.
Pemeriksaan sejumlah perwira itu juga dikaitkan dengan dugaan pengerahan massa dalam aksi di Yogyakarta. Hubungan antara pemeriksaan tersebut dan dugaan penyadapan masih belum dijelaskan secara terbuka.
Kadiv Humas Polri Diminta Beri Penjelasan
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir turut dimintai keterangan mengenai kabar tersebut di Mabes Polri.
Johnny menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut ketika ditanya mengenai informasi pemeriksaan dan dugaan penyadapan.
Ia juga menyampaikan bahwa evaluasi pengamanan dilakukan setelah pelaksanaan tugas pengamanan selesai.
Hingga Selasa, 3 November 2026, belum ada keterangan resmi yang memastikan identitas jenderal bintang empat tersebut maupun keterlibatannya dalam dugaan penyadapan.
***
Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka
News
DIDUGA HIMPUN DANA PULUHAN MILIAR BERKEDOK BMT AMANAH MANDIRI SUNGGAL, OKNUM EKS KETUA MUHAMMADIYAH DAN DIREKTUR ARIF DISOROT!
News
Deklarasi Maju Calon Ketua PWI Sumut 20262031, Farianda Putra Sinik Siap Jadi Parhobas Didukung Wartawan Senior
News
Polda Sumut Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, Empat Tersangka dan Kerugian Negara Rp5,03 Miliar
News
SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Bupati, Pelantikan Dirangkai Maulid dan Penganugerahan Tokoh
News
JMSI Tabagsel Desak 5 Polres Perketat Pengawasan Vape, Ucok Rizal Jangan Beri Celah Narkoba Berkedok Rokok Elektrik!
News
Dari Curhat ke Bupati, Anjar Akhirnya Kembali Mengenakan Seragam Sekolah
News
Dini Hari Timsus Serigala Sakti Polres Palas Turun ke Jalan, Curanmor dan Begal Jadi Incaran
News
Urus KTP, KK dan Akta di Medan Gratis 100 Persen, Baginda P. Siregar Minta Petugas Layani Warga dengan Ramah
News
BRI ADA UNTUK NEGERI DENYUT NADI EKONOMI RAKYAT DARI SABANG SAMPAI MERAUKEOleh H. Syahrir NasutionJika kita bertanya, bank apa yan
News