Selasa, 03 November 2026

Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka

Administrator - Selasa, 03 November 2026 17:21 WIB
Jenderal Bintang Empat Dikaitkan Isu Penyadapan, Pengamat Minta Kapolri Bicara Terbuka

Jakarta— Dugaan penyadapan percakapan pejabat negara menyeret nama seorang jenderal polisi berpangkat bintang empat dalam isu pemeriksaan internal di lingkungan Polri, Selasa, 3 November 2026.

Baca Juga:

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan penjelasan terbuka agar spekulasi tidak semakin berkembang.

Bambang menilai persoalan tersebut perlu dijelaskan karena menyangkut kerahasiaan negara dan sistem keamanan nasional.

Pengamat Minta Kapolri Buka Identitas Jenderal

Bambang meminta Polri menjelaskan siapa pejabat yang diduga melakukan penyadapan, siapa yang menjadi sasaran, kapan tindakan itu terjadi, serta apa motifnya.

"Kapolri harus segera menjelaskan kepada publik agar isu yang berkembang tidak semakin liar yang malah kontraproduktif dengan program Kapolri sendiri," kata Bambang.

Menurutnya, persoalan penyadapan terhadap pejabat negara tidak seharusnya hanya dipandang sebagai masalah individu.

Ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan agar dugaan serupa tidak kembali terjadi.

Sejumlah Perwira Dikabarkan Diperiksa Propam

Desakan tersebut muncul di tengah kabar pemeriksaan sejumlah perwira tinggi dan menengah oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Informasi yang beredar menyebut seorang perwira berpangkat jenderal bintang empat berinisial L sempat diamankan untuk menjalani pemeriksaan sebelum akhirnya dilepaskan.

Namun, informasi mengenai identitas dan keterlibatan jenderal tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Polri.

Pemeriksaan sejumlah perwira itu juga dikaitkan dengan dugaan pengerahan massa dalam aksi di Yogyakarta. Hubungan antara pemeriksaan tersebut dan dugaan penyadapan masih belum dijelaskan secara terbuka.

Kadiv Humas Polri Diminta Beri Penjelasan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir turut dimintai keterangan mengenai kabar tersebut di Mabes Polri.

Johnny menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut ketika ditanya mengenai informasi pemeriksaan dan dugaan penyadapan.

Ia juga menyampaikan bahwa evaluasi pengamanan dilakukan setelah pelaksanaan tugas pengamanan selesai.

Hingga Selasa, 3 November 2026, belum ada keterangan resmi yang memastikan identitas jenderal bintang empat tersebut maupun keterlibatannya dalam dugaan penyadapan.

***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pererat Sinergi Ulama dan Polri, Kapolresta Deli Serdang Kunjungi MUI Kabupaten Deli Serdang
Polri Bersama Masyarakat! Aksi Sigap Sat Lantas Polres Palas Bantu Korban Kecelakaan Terios di Sosa
Kapolda Sumut Paparkan 4 Program Prioritas, Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat
Karhutla Kaltim-Kalteng Makin Jadi Sorotan, 200 Brimob Dikerahkan Polri
Silaturahim Kebangsaan, Kapolda Sumut dan Gema Santri Nusa Perkuat Sinergi Ulama-Polri
KAPOLRI Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati 22 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
komentar
beritaTerbaru