Kamis, 16 Juli 2026

Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Perkuat PSR, Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani

Administrator - Kamis, 16 Juli 2026 12:20 WIB
Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Perkuat PSR, Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani
Sumut24.co
sumut24.co -SERGAI, PTPN IV PalmCo secara nyata membuktikan komitmennya mendukung program mandatori Biodiesel B50 serta ketahanan pangan nasional. Hal ini diwujudkan lewat penguatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan peningkatan daya serap Tandan Buah Segar (TBS) dari petani yang hingga pertengahan tahun 2026 telah mencapai 1,73 juta ton. Langkah ini menempatkan perusahaan sebagai pemasok strategis bahan baku energi nabati sekaligus penggerak utama peningkatan kesejahteraan petani sawit di tingkat akar rumput.

Baca Juga:
Komitmen tersebut semakin ditegaskan saat kunjungan kerja Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Heru Tri Widarto, ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Adolina PTPN IV Regional 2 di Serdang Bedagai, Rabu (15/7/2026). Kunjungan ini berlangsung bersama Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, guna meninjau langsung peran perusahaan dalam memperkuat pasokan pangan, energi, serta keberlanjutan sektor perkebunan. Fokus utama yang disoroti meliputi peningkatan produktivitas kebun rakyat, penguatan kemitraan petani, dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kebijakan B50.

Dalam kesempatan itu, Heru Tri Widarto menekankan posisi strategis PTPN IV PalmCo dalam menjaga keseimbangan kebutuhan pangan dan energi nasional. Menurutnya, keberhasilan implementasi B50 yang mewajibkan pencampuran 50 persen bahan bakar fosil dengan 50 persen FAME berbasis sawit sangat bergantung pada pasokan Minyak Sawit Mentah (CPO) dalam negeri yang stabil. Hal ini hanya bisa dicapai jika produktivitas kebun rakyat terus didorong dan rantai pasok sawit nasional diperkuat secara menyeluruh.

"Kami mengapresiasi peran PTPN IV PalmCo yang menunjukkan bahwa peninatan produktivitas sawit rakyat dapat berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan pangan dan dukungan terhadap program energi nasional. Langkah ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi industri sawit Indonesia," ujar Heru saat berdialog langsung dengan para petani di lokasi.

Kebijakan B50 sendiri diproyeksikan menyerap tambahan 1–2 juta ton CPO domestik setiap tahunnya. Langkah ini tidak hanya memperkuat kemandirian energi nasional, tetapi juga menekan ketergantungan negara terhadap impor bahan bakar minyak. Hingga Juni 2026, PTPN IV PalmCo telah mencatatkan produksi CPO sebesar 1,29 juta ton. Hasil produksi tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat sekaligus menjawab lonjakan permintaan bahan baku biodiesel.


Dukungan nyata terhadap petani juga terlihat dari angka penyerapan TBS. Sepanjang tahun 2025, perusahaan menyerap total 3,26 juta ton TBS dari petani. Capaian hingga Juni 2026 telah menyentuh angka 1,73 juta ton, dengan sekitar 30 persen total bahan baku industri PalmCo berasal dari kebun rakyat. Hingga saat ini, perusahaan telah membina 28.786 keluarga petani yang mengelola lahan seluas 54.148 hektare.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, menyambut baik dukungan penuh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Ia menegaskan pelaksanaan B50 dijadikan momentum untuk semakin memperkuat produktivitas petani sawit rakyat.

"Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada PTPN IV PalmCo. Hal ini semakin memperkuat tekad kami untuk memastikan setiap peningkatan kebutuhan energi nasional turut membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani," ungkap Jatmiko.

Untuk meningkatkan produktivitas, PalmCo menerapkan empat pilar utama pembinaan sawit rakyat: penerapan pola pengelolaan tunggal (single management), penyediaan bibit unggul bersertifikat, penguatan kemitraan swadaya dan jaminan penyerapan hasil (offtaker), serta pemberdayaan koperasi petani. Pendekatan ini dirancang agar petani mendapatkan akses teknologi, pendampingan teknis, dan kepastian pemasaran secara berkelanjutan.

Selain itu, perusahaan juga terus berinovasi dalam pengembangan hilirisasi produk. Saat ini PTPN IV PalmCo bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam penelitian "Bensin Sawit", sebagai upaya diversifikasi produk sekaligus memperkokoh ekosistem energi terbarukan nasional.

Di akhir kunjungan, Jatmiko menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat sinergi antara peningkatan produktivitas kelapa sawit, pemberdayaan petani rakyat, dukungan terhadap kebijakan B50, serta pengembangan inovasi energi berbasis sawit demi kepentingan nasional. (tec)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemko Tanjungbalai Siap Dukung Sertifikasi Mutu Perikanan Gratis, Perkuat Daya Saing Produk Kelautan
Rico Waas Ikuti Rakor Monitoring dan Asistensi Penggunaan TKD Tambahan
Deli Serdang Optimalkan TKD untuk Percepat Pemulihan Pascabencana
Turnamen PKN Sumut Cup I Resmi Bergulir, Wabup Tekankan Sportivitas dan Pembinaan
Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Asahan Turun Langsung Pimpin Upacara Hari Pertama Masuk Sekolah
Dana Pinjaman Bergulir Rp 20 Miliar ke Koptan Mandiri Jadi Sorotan Publik, Dugaan Penyimpangan dan Ketegasan Aturan Kehutanan
komentar
beritaTerbaru