Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
Baca Juga:
- Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Lahan PTPN II Diajukan Banding, Dugaan Kebocoran Ratusan Miliar PAD Deliserdang Kian Mengemuka
- Viral! Pekerja Dapur SPPG Prapat Janji Dianiaya, Ungkap Potong Gaji Sembarangan Hingga Menu Makan Bikin Sakit
- Momentum Idul Adha 1447 H, PTPN IV Regional II Kebun Bah Birung Ulu Sembelih 12 Hewan Kurban
Narasumber sebagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan tersebut mengaku hingga saat ini belum menerima hak pembayaran sebagaimana mestinya.
Padahal pekerjaan itu sudah digunakan oprasional lalu lintas kebun untuk distribusi hasil panen sudah cukup lama.
Menurut informasi yang dihimpun, pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan tersebut seharusnya sudah lama dibayar
Namun,belum direalisasikan dengan alasan yang tidak masuk akal.
Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa keterlambatan pembayaran ini telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan kerugian moril dan materil.
"Pekerjaan sudah selesai sesuai kesepakatan dan dikerjakan tepat waktu, tapi pembayaran belum juga ada kejelasan. Kami dirugikan baik moril dan materil,ini namanya pembunuhan usaha-usaha kecil seperti kami" ujarnya.
Dalam hal ini narasumber juga sudah berdiskusi dengan pakar hukum dan praktisi hukum upaya apa yang harus dilakukan.
Dalam pendapatnya praktisi hukum menilai ini suatu kebobrokan, bukan hanya melanggar surat perjanjian atau kontrak semata tetapi ini sudah melanggar Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 Tentang Cipta Karya, untuk memperkuat perlindungan usaha kecil, yang notabene BUMN yang hrusnya menjadi pilar utama pemerintah.
Pakar hukum menyarankan narasumber untuk segera dan jangan menunda lagi melaporkan pihak terkait ataupun oknum ke Poldasu dengan tindakan pidana maupun perdata atas perbuatan melawan hukum.Karna jelas ada kerugian moril dan materil yang cukup besar, dan semua unsur pidana dan perdata jauh sudah terpenuhi.
Seperti benang kusut mencari ujungnya
Seharusnya pihak yang bertanggung jawab masa kepemimpinan manajer kebun air tenang zulfahmi agustian tetapi tidak menyelesaikannya sampai akhirnya dimutasi menjadi manajer dikebun tanjung garbus regional II distrik rayon selatan .
Lebih lanjut, pihak tranformasi penanggung jawab yang sekarang menjabat Plt Manajer Buha Sihotang dengan Asisten Kepala Enda Hartanta Bangun Regional II Distrik Rayon Utara KSO Kebun Air Tenang dikonfirmasi awak media melalui pesan whatsapp menyatakan pekerjaan itu sudah digunakan dan sangat layak digunakan.
" Ya pak kalo saya secara pribadi dan sebagai pelanjut kerja di Kebun air tenang dan titi tersebut dan pekerjaan itu sudah layak untuk dilalui, Namun pekerjaan ini dilaksanakan sebelum saya menjabat. Dan permintaan Aff rekening berita acara melalui persetujuan Pak zulfahmi agustian dan bapak berkomunikasi dengan Pak Zulfahmi agustian demikian pak" Pungkasnya
Muncul dugaan bahwa ada kecendrungan lepas tangan terhadap persoalan yang terjadi.
Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi, transformasi dan komitmen dalam pelaksanaan kerja sama (KSO) di lingkungan tersebut.
Narasumber masih menunggu itikad baik serta kejelasan serta pembayaran dari pihak terkait agar tidak berpotensi melakukan upaya hukum.
Kasus ini diharapkan dapat segera menemukan titik terang, mengingat pentingnya menjaga kepercayaan dan profesionalitas dalam setiap pelaksanaanp pekerjaan, di lingkungan BUMN khususnya di sektor perkebunan.
Jangan karena segelintir kebun yang tidak profesional menjadi preseden buruk untuk unit kebun yang sudah bekerja keras, Profesional dalam melaksanakan pencapaian terbaiknya.(W02)
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
kota
HUT Bhayangkara ke80, Kepedulian Polsek Barumun Sentuh Hati Warga Padang Lawas
kota
Sah! Panguhum Nasution Duduki Kursi Sekda Padang Lawas, Bupati PMA Tekankan Kinerja dan Integritas
kota
Curi HP dan Puluhan Ikat Pinggang, Dua Pelaku Dicokok Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
kota
Resmob Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Motor dan HP Sempat Digasak dari Kantor PNM Mekar
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategis Penetapan Cagar Budaya, Dorong Pelestarian Warisan Sejarah Daerah
kota
Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP
kota
sumut24.co MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Pemerintah Ka
kota