Kamis, 06 Agustus 2026

Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang

Administrator - Jumat, 19 Juni 2026 14:43 WIB
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
Baca Juga:

Padangsidimpuan | Sumut24.co

Ketegangan antara warga Kecamatan Batunadua dan pemerintah akhirnya menemukan titik terang setelah Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes turun langsung menemui masyarakat yang terdampak kerusakan daerah irigasi akibat persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Bola.

Pertemuan berlangsung di Terminal Batunadua, Selasa malam (16/06), usai ratusan warga sempat melakukan aksi penutupan akses menuju TPA Batu Bola sebagai bentuk protes atas persoalan yang tak kunjung terselesaikan selama bertahun-tahun.

Kerusakan jaringan irigasi di wilayah Batunadua disebut terjadi akibat banjir dan longsor yang dipicu oleh dampak operasional TPA Batu Bola. Kondisi ini membuat aliran air ke lahan pertanian terputus dan menyebabkan ratusan hektare sawah di tujuh desa mengalami kekeringan.

Desa-desa yang terdampak meliputi Purwodadi, Batunadua, Ujung Gurap, Gunung Hasahatan, Baruas, Siloting, dan Pudun.

Warga mengaku sudah menyampaikan keluhan selama lebih dari empat tahun, namun belum ada penyelesaian yang benar-benar dirasakan di lapangan.

Sebagai bentuk kekecewaan, warga sempat memblokade akses menuju TPA Batu Bola sejak pagi hari dengan menggunakan ban bekas, kayu, hingga pelepah kelapa. Akibatnya, truk pengangkut sampah tidak dapat masuk ke lokasi pembuangan.

Koordinator aksi menyebut bahwa kerusakan irigasi sudah berdampak langsung pada kehidupan petani, mulai dari sawah yang mengering hingga penurunan hasil panen yang drastis. Selain itu, kualitas air sungai juga disebut menurun dan berbau tidak sedap.

Dalam dialog bersama warga, Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah memahami keresahan masyarakat dan mengakui kondisi TPA Batu Bola sudah tidak layak untuk terus dioperasikan.

Menurutnya, dampak lingkungan yang terjadi sudah meluas, mulai dari rusaknya irigasi, terganggunya produktivitas pertanian, hingga ancaman terhadap ketahanan pangan daerah.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan menyampaikan sejumlah langkah penanganan, di antaranya:

- Pembentukan tim gabungan untuk perbaikan darurat saluran irigasi
- Pengamanan lereng dan pemantauan kualitas lingkungan
- Pelaporan perkembangan penanganan setiap dua minggu kepada masyarakat
- Rencana relokasi TPA Batu Bola ke lokasi yang lebih sesuai standar

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka pendek berupa pembangunan IRPOM untuk tujuh desa terdampak pada awal Juli, serta pembangunan permanen sistem irigasi pada Agustus mendatang.

Setelah diskusi panjang, akhirnya tercapai kesepakatan antara pemerintah dan warga. Masyarakat bersedia membuka kembali akses menuju TPA Batu Bola dengan catatan pemerintah segera merealisasikan perbaikan irigasi, pemulihan lahan pertanian, serta memastikan jadwal relokasi TPA berjalan jelas.

Saat ini, situasi di Batunadua kembali kondusif. Aktivitas di sekitar TPA Batu Bola telah normal kembali, sementara warga dan pemerintah sepakat mengawal bersama realisasi komitmen yang sudah disepakati.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
Tpa
beritaTerkait
GOKIL! Rapat Bahas TPA Batubola Ricuh, Dua Asisten Pemko Padangsidimpuan Terlibat Adu Mulut di Gedung DPRD
Satpam Jadi Korban Begal Brutal Di Medan, Ahmad Sahroni Turun Tangan
Pemerintah Kabupaten Solok Menggelar Rapat Pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tebar Kebaikan di TPA Batubola Lewat Program Jumat Berkah
27 Kabupaten/Kota di Sumut Terancam Sanksi Akibat Masih Gunakan TPA Open Dumping
Rico Waas-Zakiyuddin Ingin Sampah Ke Depan Didaur Ulang Jadi Sesuatu yang Berguna
komentar
beritaTerbaru