sumut24.co -Labuhanbatu, Kepala Desa Kampung
Bilah, Kecamatan
Bilah Hilir - Kabupaten Labuhanbatu Benni Ismail, meminta kepada aparat kepolisian Polres Labuhanbatu/ Polsek
Bilah Hilir serius memberantas narkoba di desanya.
Baca Juga:
Hal itu disampaikannya, Kamis, (5/3/2026) merespon pemberitaan kemarin yang dilansir sumut24 tentang peredaran narkoba yang dikendalikan oleh Balga warga Dusun Pekan
Bilah, Desa Kampung
Bilah.Kendati demikian, Benni menyebutkan sudah beberapa kali media online memberitakan aktivitas Balga mengedarkan narkoba. Namun anehnya, hingga saat ini Balga tetap eksis tidak tersentuh aparat penegak hukum.
"Kalau disebut Balga mengedarkan narkoba seperti melintas di Jalan Tol itu menurut saya benar adanya, buktinya dia tetap eksis dan melenggang bebas mengedarkan narkoba di desanya dan di desa lainnya meski berulang kali diberitakan,"sebut Benni.Melihat realita yang ada, lanjutnya, opini buruk terbangun di publik tentang keseriusan kinerja aparatur penegak hukum dalam hal memberantas narkoba."Pemberitaan soal narkoba adalah informasi yang diberikan media kepada aparatur penegak hukum guna direspon aparatur penegak hukum. Bila aparatnya cuek bebek, berita tak direspon ya beginilah nyatanya, si bandar tetap eksis menjalankan peredaran narkoba,"kata Benni yang dekat dengan awak media.
Menurut Benni, polisi tidak terlalu sulit jika serius mau menangkap si bandar, sebab polisi memilik babinkamtibmas juga intel untuk mengetahui kapan dan dimana si bandar melakukan transaksi."Artinya Polisi jangan hanya berharap ada informasi dari warga, informan polisi harus dari dalam komplotan itu. Gak perlulah diajari, buronan pembunuhan, perampokan bisa ditangkap, masa yang dekat tak bisa ditangkap,"ujar Benni.
Benni mengakui, keresahan warganya dengan bebasnya peredaran narkoba di desanya sudah sangat meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat."Keresahan warga sudah kami bahas di perwiritan, dampak dari narkoba merajalela pencurian pun meningkat. Kasihan warga, mau panen sawit sudah duluan maling yang mencuri. Hampir rata - rata para pencuri sawit itu para pengguna narkoba,"terang Benni.
Pada pemberitaan sebelumnya, Ketua GANN Kabupaten Labuhanbatu mengatakan, jika seseorang bisa melenggang bebas mengedarkan narkoba itu harus menjadi evaluasi kinerja Kasat
Narkoba dan Kapolsek
Bilah Hilir.Agus menyebutkan, dari hasil investigasi team GANN di lapangan, Balga warga Desa Kampung
Bilah memiliki beberapa "kios - kios" di beberapa tempat yang dikendalikan oleh anggotanya.
"
Di Bangun Sari 2 Kelurahan Negeri Baru peredaran sabu sabu dikendalikan oleh si fajar, di Kampung
Bilah hingga ke Desa Perkebunan
Bilah dikendalikan oleh Irul,"ungkap Agus.Sedangkan kios terbesarnya si Balga, sambungnya lagi yaitu si Marihot yang berdomisili di Lingkungan Sei Bomban Kelurahan Negeri Lama.
Peredaran sabu -sabu ke Desa Negeri Lama Seberang, Lingkungan Kampung Jati dan Lingkungan Titi Panjang Kelurahan Negeri Lama serta Desa Perkebunan Sennah semuanya melalui si Marihot.
Diterangkannya lagi, Balga bukan anak semalam sore yang baru terjun ke dunia narkoba sebagai bandar. Balga merupakan pemain yang sudah punya jam terbang dan residivis narkoba.
"
Peredaran narkoba dibawah kendali Balga dan Marihot mulus dan lancar bagaikan melintasi jalan tol, Ngerti kan kalau lewat jalan tol, mau lintas masuk tol aja dah harus bayar dulu,"sebut Agus."Bedanya kalau lintas jalan tol bocor ban dibantu petugas tol, kalau permainan narkoba, mau digrebek dibocorkan dulu atau pun ada yang membocorkan,"timpal Sofyan Ritonga selaku Sekretaris GANN Kecamatan
Bilah Hilir - Panai
Hilir.
Kendati demikian, Agus berharap Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya juga Kasat
Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto serius dalan pemberantasan narkoba."Itu harapan saya, semoga Kapolres dan Kasat
Narkoba Polres Labuhanbatu bukan seperti Kapolres dan Kasat
Narkoba BIMA NTT yang viral dan memalukan citra kepolisian,"ucap Agus.
Masih kata Agus, dengan adanya seorang bandar narkoba di Kecamatan
Bilah Hilir yang bisa melenggang mulus dan lancar menjalankan peredaran narkoba, harus menjadi evaluasi kinerja Kapolsek
Bilah Hilir."Sampai ke telinga saya Kapolsek
Bilah Hilir yang sekarang ini tegak lurus tidak mau terima suap dari uang narkoba. Tetapi itu kan Kapolsek, bagaimana dengan anggotanya yang di lapangan? Apa dijamin merah putih semua?,"tegas Agus.
"Kalau benar semua merah putih, tak akan mungkin Balga bisa mulus jalankan bisnis narkobanya. Kami juga sudah dapat issu - issu siapa oknum yang mendapatkan upeti dari Balga, tetapi kita sulit membuktikannya. Namun ingat, tak ada api tak akan ada asap,"sambung Sofyan kembaliTerpisah, salah seorang sumber yang mengaku pernah sangat dekat dengan Balga, kepada awak media ini mengatakan adanya oknum yang berkomunikasi intens dengan Balga. Namun sumber tidak berkenan menyebutkan siapa oknum tersebut.
"Lidik abang sajalah siapa oknumnya, makanya dia bisa melenggang bang dan lancar tak ditangkap bang, karena dia terima informasi kalau mau ada penggrebekan, "aku sumber meminta dirahasiakan jati dirinya.Keterangan dari sumber lainnya, Marihot selalu mengantar narkoba sabu - sabu ke Dusun Blok 3 Desa Negeri Lama Seberang dan ke Desa Sidomulyo dengan cara berganti - ganti kendaraan sepeda motornya.
"Lewatnya jam 11 malam, kadang di atas jam 1 pagi dini hari, sesekali sore hari. Kadang naik RX King kadang naik Supra. Selama ini kalau mau ditangkap apa susahnya. Informasi Marihot sering melintas di Negeri Lama Seberang sudah diketahui Polsek
Bilah Hilir, kenapa gak bisa ditangkap,"sebut sumber.Kasat
Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Handrianto SH, MH, dihubungi awak media ini via seluler tentang peredaran narkoba yang dikendalikan Balga mengatakan siap menindak lanjuti laporan tersebut.
"Ok nanti kita tindaklanjuti ke kanit polsek ya,"balas Kasat
Narkoba.Kapolsek
Bilah Hilir AKP Armen Faisal dihubungi awak media ini via seluler tentang adanya oknum yang terima "upeti" dari bandar narkoba, AKP Armen Faisal juga mengaku mendapat issu tentang itu.
"Saya juga sudah dapat issu itu bang, tetapi saya gak mau itu jadi fitnah. Tetapi kalau abang dapat info A1 siapa anggota saya yang terima upeti dari bandar tolong bang berikan infonya ke saya, biar saya minta tuk dimutasi dari sini dan saya propamkan. Demi Allah haram uang narkoba itu sama saya bang,"ucap Kapolsek AKP Armen Faisal. (JK)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News