Medan – Menjelang satu tahun kepemimpinannya, Gubernur Bobby Nasution mengungkapkan lima pejabat eselon II di Pemprov Sumatera Utara memilih mundur karena kinerja mereka dinilai kurang memuaskan.
Baca Juga:
Bobby menegaskan, pengunduran diri ini bukan politis, melainkan bentuk kesadaran diri. "Seorang kepala dinas yang tidak menunjukkan kinerja baik memang seharusnya mundur tanpa dipaksa," ujarnya. Ia menambahkan, ia lebih memilih birokrasi yang tegas dan menghasilkan capaian nyata dibandingkan terlihat sempurna tapi tanpa hasil.
Kelima pejabat yang mundur antara lain Kepala BKAD Sumut Muhammad Rahmadani Lubis, Kepala Dinas Perkim Hasmirizal Lubis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rajali, Kepala Dinas Perindag ESDM Fitra Kurnia, dan Kepala Dinas PUPR Hendra Dermawan Siregar. Sementara Kepala Dinas Kominfo Ilyas Sitorus mundur terkait kasus korupsi.
Bobby menilai perombakan ini membuka peluang perbaikan sistem dan peningkatan profesionalisme pejabat di Pemprov Sumut. Menurutnya, kesadaran mundur saat kinerja tidak maksimal adalah langkah penting menjaga integritas pemerintahan.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News