Kapolres Asahan Jalin Silaturahmi Hangat dengan PCNU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Asahan
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan terus memperkokoh jembatan komunikasi dengan elemen masyarakat yang berbasis agama dan kebudayaan. Kali in
News
Baca Juga:
Medan – Kabar wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, meninggalkan duka mendalam bagi banyak kalangan, termasuk para prajurit yang pernah bertugas bersamanya.
Salah satunya adalah Asren Nasution, yang mengenang sosok almarhum sebagai pemimpin yang teduh, religius, dan penuh perhatian kepada anak buahnya.
Dalam catatan kenangannya, Asren menceritakan pengalaman saat dirinya diperintahkan secara mendadak berangkat ke Bacau, Timor Timur, pada penghujung Ramadhan 1990 untuk bertugas sebagai khatib Salat Idul Fitri 1410 H. Saat itu, Try Sutrisno menjabat sebagai Panglima ABRI.
Penugasan tersebut menggantikan mubalig nasional KH Kosim Nurseha yang berhalangan hadir. Bagi Asren yang kala itu masih perwira muda berpangkat Letnan Satu, tugas tersebut terasa berat. Ia harus menyampaikan khutbah di hadapan Panglima ABRI beserta jajaran pimpinan tinggi TNI dan Polri.
"Sejujurnya saya merasa gentar. Bukan hanya karena harus meninggalkan istri yang tengah hamil muda, tetapi karena menjadi khatib di hadapan pimpinan tertinggi tiga angkatan dan Polri bukanlah situasi biasa," tulisnya.
Namun, kesan pertama yang ia rasakan justru sebaliknya. Try Sutrisno disebutnya sebagai sosok penenang dan penguat. Tatapan yang teduh, sapaan ramah, serta tepukan bangga di pundaknya membangkitkan semangatnya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
Menurut Asren, keteladanan almarhum begitu membekas. Ia mengenang sosok Try Sutrisno sebagai jenderal yang disiplin dalam ibadah, menjaga salat berjamaah, santun kepada siapa pun, serta menghormati ulama dan tokoh agama.
Tak hanya itu, pesan almarhum yang disampaikan menjelang Salat Subuh di Bacau menjadi nasihat yang terus dipegangnya hingga kini.
"Jadilah prajurit sejati yang setia dan berjuang sepenuhnya untuk menjaga dan merawat kemerdekaan melalui kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa. Bimbing dan bina prajurit agar dekat dengan Tuhannya," demikian pesan yang diingatnya.
Bagi Asren, sosok Try Sutrisno bukan hanya seorang jenderal dan pemimpin militer, tetapi juga teladan dalam kehidupan beragama dan kebangsaan.
"Pulanglah dengan tenang wahai kesuma bangsa. Jasa dan pengabdianmu menjadi amal jariyah yang berharga," tutupnya dalam doa.
Kenangan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik ketegasan seorang panglima, tersimpan keteladanan, kelembutan, dan kepedulian yang membekas di hati para prajuritnya.red
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan terus memperkokoh jembatan komunikasi dengan elemen masyarakat yang berbasis agama dan kebudayaan. Kali in
News
Wawancara Seleksi Calon Dewan Pengawas PDAM
News
Pemkab Solok Perkuat Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Tekan Angka Anak Berisiko Putus Sekolah
News
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan
News
sumut24.co ASAHAN , Membangun jembatan komunikasi yang terbuka dan kemitraan yang kokoh dengan dunia pers menjadi salah satu pilar utama Po
News
sumut24.co ASAHAN, Gagalkan potensi kekerasan di jalanan, Polres Asahan lewat Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berhasil mengamankan
News
Jawab Kebutuhan Calon Mahasiswa, UNPAB Hadirkan Produk Baru PMB dengan Pilihan Kuliah Lebih Fleksibel
News
MEDAN Sumut24 Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Utara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Green Energy Golf Tourna
News
Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo
News
sumut24.co MedanPemko Medan menegaskan komitmennya dalam merangkul dan melindungi para penyelamat lingkungan yang merupakan pekerja sektor
kota