Kamis, 14 Mei 2026

KONI Sumut Genjot Persiapan Atlet Panahan PPI Menuju PON 2028

Administrator - Kamis, 14 Mei 2026 20:28 WIB
KONI Sumut Genjot Persiapan Atlet Panahan PPI Menuju PON 2028
Pengawas dan Pendamping (Wasping) KONI Sumut, Novan Efendy Siregar, meninjau langsung latihan dan tes fisik atlet panahan di Komplek Sport Centre Sumut, Jalan Willem Iskandar, Medan, Kamis (14/5/2026).ist
MEDAN, SUMUT24.CO

Baca Juga:
KONI Sumatera Utara terus mematangkan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Salah satunya dengan melakukan pemantauan rutin terhadap atlet panahan yang tergabung dalam Program Pembinaan Intensif (PPI).

Pengawas dan Pendamping (Wasping) KONI Sumut, Novan Efendy Siregar, meninjau langsung latihan dan tes fisik atlet panahan di Komplek Sport Centre Sumut, Jalan Willem Iskandar, Medan, Kamis (14/5/2026).


Novan mengatakan, peninjauan rutin dilakukan sebagai bentuk keseriusan KONI Sumut dalam membina atlet-atlet potensial yang dipersiapkan tampil di PON 2028. Menurutnya, pemantauan tersebut merupakan arahan langsung Ketua Umum KONI Sumut, Hatunggal Siregar.


"Seluruh cabang olahraga yang sudah masuk program PPI wajib dipantau secara rutin. Pak Ketua Umum KONI Sumut ingin persiapan atlet benar-benar maksimal," ujar Novan.


Dalam kesempatan itu, Novan juga memberikan motivasi kepada para atlet agar tetap disiplin menjalani latihan. Ia mengingatkan, jalan menuju PON tidak mudah karena atlet harus melewati tahapan kualifikasi dengan persaingan yang ketat.
"Tingkatkan kemampuan melalui latihan rutin. Persaingan menuju PON, terutama di babak kualifikasi, tentu tidak mudah," katanya.


Selain itu, Novan menilai program latihan yang dijalankan tim pelatih sudah berjalan dengan baik. Bahkan agenda try out bagi atlet juga telah disiapkan dalam waktu dekat.


"Saya melihat program latihan sudah berjalan baik. Untuk try out juga sudah dijadwalkan," tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Panahan Sumut, Budiono, menjelaskan saat ini terdapat lima atlet panahan yang masuk dalam program PPI. Mereka menjalani latihan intensif enam hingga sembilan kali dalam sepekan.


Menurut Budiono, sejauh ini tidak ada kendala teknis berarti selama program latihan berlangsung. Namun, pihaknya masih menghadapi persoalan perlengkapan latihan, khususnya anak panah yang cepat rusak akibat tingginya intensitas latihan atlet.


"Kendala teknis belum ada. Kendala yang dihadapi lebih kepada perlengkapan karena anak panah mudah rusak akibat latihan yang intens," ujarnya.


Adapun latihan atlet panahan dilakukan di dua lokasi, yakni Sport Centre Pancing Medan dan Tebingtinggi. Lima atlet yang tergabung dalam program PPI tersebut adalah Sostar Andaru Rinaldi, Muhammad Bening Firmansyah, Attar T.F. Zayadin, Shafaul Qolbi, dan Nafizah Zahra Tanjung. Mereka dibina oleh pelatih Budiono dan M. Haris. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Drama Panjang KONI Padangsidimpuan Berakhir, Kursi Ketua KONI Padangsidimpuan Akhirnya Jatuh ke Hasanuddin Sianipar Resmi Pimpin Periode 2026–2030
Penutupan Turnamen Badminton KONI Cup Tahun 2025 memperebutkan Piala Kapolres Pematangsiantar. Penutupan turnamen berlangsung di GOR
Wali Kota diwakili Kadis Pariwisata menutup secara resmi Nine Ball KONI Cup 1 yang memperebutkan piala Ketua KONI dan POBSI
Harry Pahlevi dan Satu Periode KONI Padangsidimpuan ke Depan: Prestasi Olahraga atau Panggung Politik Menuju 2029
Jelang Musorkot, Harry Pahlevi Siap Nahkodai KONI Padangsidimpuan
KONI Medan Juara Umum Taekwondo Championship, Bawa Pulang 6 Emas!
komentar
beritaTerbaru