Baca Juga:Keberadaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Rampah yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Dusun VI Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menuai sorotan dari kalangan pemuda dan mahasiswa.
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS) Sumut menilai fasilitas tersebut belum memenuhi standar kelayakan, terutama dari sisi luas bangunan dan sistem pengelolaan limbah.
Fasilitas ini diketahui menjadi bagian dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar para pelajar sebagai penerima manfaat utama.
Ketua APMPEMUS Sumut, Iqbal, SH, dalam keterangannya kepada tim melalui layanan WhatsApp, Kamis (12/2/2026), menyebutkan pihaknya menemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian dengan standar operasional.
"Salah satu dasar penilaian kami adalah luas bangunan. Berdasarkan aturan, luas SPPG seharusnya sekitar 400 meter persegi. Sementara yang kami lihat di Sei Rampah diperkirakan hanya sekitar 150 meter persegi," ujar Iqbal.
Selain persoalan luas bangunan, APMPEMUS juga menyoroti dugaan belum optimalnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Menurut Iqbal, limbah dapur diduga langsung dialirkan ke drainase di depan bangunan.
"Diduga belum memiliki sistem IPAL yang layak sehingga saluran pembuangan limbah mengalir langsung ke drainase di depan SPPG. Ini tentu bisa merugikan masyarakat sekitar. Bahkan bagian depan bangunan juga terlihat kurang bersih," tambahnya.
Iqbal menegaskan, program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang berkaitan langsung dengan kesehatan para pelajar. Karena itu, aspek kebersihan dan higienitas menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi.
"Penerima manfaat program ini didominasi pelajar. Penyajian makanan harus benar-benar memperhatikan standar kebersihan. Jika kondisi IPAL dan kebersihannya diragukan, maka wajar jika SPPG tersebut dinilai terkesan tidak layak," tegasnya.
APMPEMUS juga mengkhawatirkan kemungkinan informasi mengenai kondisi riil di lapangan tidak tersampaikan secara utuh kepada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di daerah.
"Faktanya, meski sudah berbulan-bulan beroperasi, kondisi SPPG Sei Rampah masih tampak belum memadai. Apalagi lokasinya persis di Jalinsum yang merupakan jalur strategis dan mudah terlihat publik," kata Iqbal.
Ia meminta pengelola SPPG segera melakukan pembenahan. Jika tidak, menurutnya, fasilitas tersebut perlu dievaluasi, termasuk terkait izin operasionalnya.
Keluhan Warga Sekitar
Sorotan terhadap SPPG Sei Rampah juga datang dari warga sekitar. Seorang warga yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi dapur, Kamis (12/2/2026), mengaku air limbah dari dapur tersebut dialirkan ke parit di pinggir Jalinsum.
"Air limbahnya mengalir ke parit depan. Kadang meluap ke arah belakang dan menimbulkan bau tidak sedap," ujarnya.
Ia mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak pengelola SPPG. Menurutnya, kondisi itu cukup mengganggu kenyamanan warga, terutama saat debit air meningkat dan saluran meluap.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Sei Rampah, Rico Hartono Hutagaol, saat dikonfirmasi tim melalui WhatsApp pada Rabu (11/2/2026) sore, membantah bahwa pihaknya tidak memiliki IPAL.
"Terkait IPAL, kami sudah memiliki. Ke depan juga akan ada penambahan saluran pembuangan limbah yang akan segera dilakukan," jelas Rico.
Mengenai tumpukan sampah yang terlihat di sekitar lokasi, ia menyebut pengangkutan sampah dilakukan setiap sore hari. Sementara terpal tenda biru yang terlihat di bagian depan bangunan, menurutnya digunakan untuk menutup tabung gas agar tidak terkena sinar matahari langsung. (Fani)
Bupati Pakpak Bharat Irup Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
kota
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
kota
Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan
kota
Harkitnas 2026 di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Kebangkitan Digital dan Kemandirian Bangsa
kota
Harkitnas ke118 di Paluta, Wabup Basri Harahap Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital
kota
JMSI Tabagsel Gaungkan Semangat Harkitnas 2026, Ucok Rizal Generasi Muda Penentu Kedaulatan Bangsa
kota
Berakhir Duka! Ibu dan Anak Korban Longsor Wek I Batangtoru Ditemukan Meninggal
kota
47 Ibu dari 11 Kecamatan Ikuti KB MOW di RSUD Gunungtua, Wabup Paluta Basri Harahap Bukti Kesadaran Keluarga Sehat Meningkat
kota
Deklarasi Perang Melawan Narkoba Digelar di Wek VI, Kapolsek Batunadua Tegaskan Polisi Siap Bertindak Tegas
kota