Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar
Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar
kota
Baca Juga:
Pencarian terhadap dua warga yang hilang akibat bencana tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Namun, harapan keluarga berubah menjadi duka setelah kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat berhasil menemukan kedua korban usai melakukan pencarian intensif selama dua hari di lokasi longsor yang dipenuhi material tanah dan bebatuan.
Korban pertama diketahui bernama Yasine Gulo (44), warga Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru. Ia ditemukan lebih dahulu pada Selasa (19/5/2026) pagi di sekitar lokasi tertimbun longsor.
Sementara korban kedua, Sariman Gulo (26) yang merupakan anak dari Yasine, ditemukan sehari kemudian pada Rabu (20/5/2026) pagi setelah tim gabungan kembali menyisir area longsor di kawasan Kampung Mandailing, Kelurahan Wek I.
Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, membenarkan bahwa kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan.
"Benar, dua korban tanah longsor di Kelurahan Wek I sudah ditemukan. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar AKP Penggar M. Siboro, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, proses pencarian pada hari kedua kembali difokuskan di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban. Medan berat serta tumpukan material longsor sempat menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.
Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan penyisiran secara maksimal dengan dukungan alat berat untuk mempercepat pembukaan akses di area terdampak longsor.
"Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk pemeriksaan medis. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya.
Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Senin (18/5/2026) sore setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru sejak sore hari. Curah hujan tinggi diduga menjadi pemicu utama longsor yang menerjang permukiman warga di Lingkungan II, Kelurahan Wek I.
Akibat peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan hilang setelah diduga terseret material longsor. Warga bersama petugas sempat melakukan pencarian secara manual menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan tambahan diterjunkan.
Untuk mempercepat proses evakuasi, petugas mengerahkan satu unit alat berat dan melibatkan berbagai unsur gabungan. Sedikitnya 10 personel Polri, 15 personel TNI, 20 personel BPBD, relawan, pihak keluarga, hingga masyarakat sekitar turun langsung ke lokasi guna membantu pencarian korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah rawan longsor saat intensitas hujan tinggi melanda kawasan perbukitan di Tapanuli Selatan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar
kota
Sarang Narkoba Mencirim Digerebek Bandar Diringkus, Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
News
Suling Perdana Kapolda Sumut, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
News
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis