Majukan Ekonomi Masyarakat, PT Inalum Jajakan Produk Hasil UMKM Binaan di PRSU ke-50
sumut24.co MedanPT Indonesia Asahan Aluminium atau yang biasa dikenal Inalum turut berpartisipasi di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke5
Ekbis
Baca Juga:Keberadaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Rampah yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Dusun VI Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menuai sorotan dari kalangan pemuda dan mahasiswa.
- Muharam Berkah 1448 Hijriah, PLN UID Sumut Gelar Sunat Sehat Ceria Bagi 71 Anak Prasejahtera
- Wali Kota Mahyaruddin: Indonesia City Expo 2026 Jadi Momentum Promosi Potensi dan Keunggulan Tanjungbalai
- PLN UIP SBU Dan Kanwil BPN Sumatera Utara Perkuat Sinergi Percepatan Pengadaan Lahan Infrastruktur Ketenagalistrikan
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS) Sumut menilai fasilitas tersebut belum memenuhi standar kelayakan, terutama dari sisi luas bangunan dan sistem pengelolaan limbah.
Fasilitas ini diketahui menjadi bagian dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar para pelajar sebagai penerima manfaat utama.
Ketua APMPEMUS Sumut, Iqbal, SH, dalam keterangannya kepada tim melalui layanan WhatsApp, Kamis (12/2/2026), menyebutkan pihaknya menemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian dengan standar operasional.
"Salah satu dasar penilaian kami adalah luas bangunan. Berdasarkan aturan, luas SPPG seharusnya sekitar 400 meter persegi. Sementara yang kami lihat di Sei Rampah diperkirakan hanya sekitar 150 meter persegi," ujar Iqbal.
Selain persoalan luas bangunan, APMPEMUS juga menyoroti dugaan belum optimalnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Menurut Iqbal, limbah dapur diduga langsung dialirkan ke drainase di depan bangunan.
"Diduga belum memiliki sistem IPAL yang layak sehingga saluran pembuangan limbah mengalir langsung ke drainase di depan SPPG. Ini tentu bisa merugikan masyarakat sekitar. Bahkan bagian depan bangunan juga terlihat kurang bersih," tambahnya.
Iqbal menegaskan, program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang berkaitan langsung dengan kesehatan para pelajar. Karena itu, aspek kebersihan dan higienitas menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi.
"Penerima manfaat program ini didominasi pelajar. Penyajian makanan harus benar-benar memperhatikan standar kebersihan. Jika kondisi IPAL dan kebersihannya diragukan, maka wajar jika SPPG tersebut dinilai terkesan tidak layak," tegasnya.
APMPEMUS juga mengkhawatirkan kemungkinan informasi mengenai kondisi riil di lapangan tidak tersampaikan secara utuh kepada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di daerah.
"Faktanya, meski sudah berbulan-bulan beroperasi, kondisi SPPG Sei Rampah masih tampak belum memadai. Apalagi lokasinya persis di Jalinsum yang merupakan jalur strategis dan mudah terlihat publik," kata Iqbal.
Ia meminta pengelola SPPG segera melakukan pembenahan. Jika tidak, menurutnya, fasilitas tersebut perlu dievaluasi, termasuk terkait izin operasionalnya.
Keluhan Warga Sekitar
Sorotan terhadap SPPG Sei Rampah juga datang dari warga sekitar. Seorang warga yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi dapur, Kamis (12/2/2026), mengaku air limbah dari dapur tersebut dialirkan ke parit di pinggir Jalinsum.
"Air limbahnya mengalir ke parit depan. Kadang meluap ke arah belakang dan menimbulkan bau tidak sedap," ujarnya.
Ia mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak pengelola SPPG. Menurutnya, kondisi itu cukup mengganggu kenyamanan warga, terutama saat debit air meningkat dan saluran meluap.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Sei Rampah, Rico Hartono Hutagaol, saat dikonfirmasi tim melalui WhatsApp pada Rabu (11/2/2026) sore, membantah bahwa pihaknya tidak memiliki IPAL.
"Terkait IPAL, kami sudah memiliki. Ke depan juga akan ada penambahan saluran pembuangan limbah yang akan segera dilakukan," jelas Rico.
Mengenai tumpukan sampah yang terlihat di sekitar lokasi, ia menyebut pengangkutan sampah dilakukan setiap sore hari. Sementara terpal tenda biru yang terlihat di bagian depan bangunan, menurutnya digunakan untuk menutup tabung gas agar tidak terkena sinar matahari langsung. (Fani)
sumut24.co MedanPT Indonesia Asahan Aluminium atau yang biasa dikenal Inalum turut berpartisipasi di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke5
Ekbis
sumut24.co MedanProvinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui pengembangan ekonomi dan keuangan
kota
sumut24.co MedanFraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pert
kota
sumut24.co MedanPolemik penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026 terus menjadi perhatian publik. Di tengah kritik
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pembenahan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial.
kota
sumut24.co MedanTak lagi hanya dikenal sebagai rumah sakit yang menangani pasien gangguan jiwa, UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. D
kota
sumut24.co JakartaGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan ber
Umum
sumut24.co ASAHAN , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat komitmen mendukung program Keluarga Berencana (KB) demi mewujudka
News
sumut24.co ASAHAN , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas hingga
News
sumut24.co ASAHAN, Di tengah kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas 1.266,6 hektar di Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten
News