Hebohh!! Dugaan TPPO PMI Asal Medan ke Malaysia Dilaporkan ke Mabes Polri, Paspor hingga Gaji Disoal
MEDAN S24 Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Medan yang diberangkatka
News
Baca Juga:
- Bupati Asahan Terima Kunjungan Satgas PRR Pusat, Perkuat Sinergi Percepat Pemulihan Pascabencana
- Satgas PKH Prioritaskan Palas, Bupati PMA Dorong Tanah Ulayat dan Masyarakat Adat Diakomodasi
- Bupati Asahan Hadiri Momen Haru Penyambutan Kepulangan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Usai Tuntaskan Tugas Negara
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar DPR RI di Aceh, Selasa, 30 Desember 2025.
"Satgas Pemulihan Pascabencana yang didirikan oleh DPR RI memang berkantor di lokasi ini. Dan kita harapkan nanti mungkin ada perwakilan dari kementerian dan lembaga masing-masing satu untuk ikut berkantor di sini," kata Dasco.
"Satgas Pemulihan Pascabencana yang didirikan oleh DPR RI memang berkantor di lokasi ini. Dan kita harapkan nanti mungkin ada perwakilan dari kementerian dan lembaga masing-masing satu untuk ikut berkantor di sini," kata Dasco, Selasa.
Rapat koordinasi Satgas dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan sejumlah kepala daerah turut hadir, di antaranya Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat serta bupati dari daerah yang terdampak bencana, serta sejumlah menteri dan pejabat negara, antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Sosial, Wakil Kepala BNPB, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Kasatgas Darurat Jembatan, Utusan Khusus Presiden Bidang Kepemudaan, serta Direktur Utama PT Telkomsel dan Direktur Utama PLN.
Direktur Eksekutif GREAT Institute Dr. Sudarto mengapresiasi penuh inisiatif DPR RI bersama Pemerintah dalam pembentukan Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera yang merupakan pelaksanaan lebih lanjut keputusan Presiden Prabowo pada pekan sebelumnya. Satgas DPR RI ini diharapkan mampu menjawab tantangan adanya kebutuhan tanggap cepat pihak eksekutif yang butuh sinergis dari pihak legislatif.
Dengan adanya Satgas DPR RI ini, lembaga legislatif akan lebih cepat memberi dukungan kepada pihak eksekutif dalam penanganan bencana, terutama dalam hal anggaran dan regulasi. Satgas dapat mempercepat proses penentuan alokasi anggaran sehingga program penanganan dan rekonstruksi daerah terdampak dapat segera dilaksanakan.
Proses rekonstruksi ke depan juga membutuhkan perubahan-perubahan regulasi, seperti masalah tata ruang, kepemilikan tanah, kehutanan, dan sebagainya. Oleh karena itu, Satgas DPR RI dapat memulai mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan perubahan regulasi yang diperlukan untuk rekonstruksi daerah terdampak.
"Untuk itu kami mengapresiasi langkah DPR RI yang diinisiasi oleh Prof. Sufmi Dasco Ahmad dalam membentuk Satgas Pemulihan Bencana Sumatera akan mempercepat kerja eksekutif dalam penanganan dan rekonstruksi daerah bencana," tegas Sudarto dalam rilis Rabu, 31 Desember 2025.
Sudarto menambahkan, pembentukan Satgas yang direncanakan berkantor Aceh, diharapkan dapat menurunkan tensi ketegangan dan mengembalikan kepercayaan dari masyarakat kepada Pemerintah yang nampak menurun akibat mispersepsi dan miskoordinasi yang terjadi sebulan belakangan. Oleh karena itu, Satgas ini sebaiknya menunjuk juru bicara resmi yang aktif menginformasikan progress penanganan bencana, sehingga masyarakat merasa bahwa negara benar-benar hadir.
"Survei yang dilakukan GREAT Institute pada akhir Oktober 2025 menemukan bahwa 85,8 persen masyarakat puas dengan Presiden Prabowo dan program pemerintahannya, tetapi menurut big data yang kami analisis, sejak bencana alam di Sumatera pada akhir November 2025 hingga akhir Desember 2025 tingkat kepuasan masyarakat menurun drastis.
Lambatnya BNPB merespon bencana menjadi titik awal ketidakpuasan publik yang pada akhirnya hal ini mendorong ketidakpercayaan terhadap pemerintah secara umum." ungkapnya.
Sudarto mengusulkan juga agar Satgas Pemulihan Sumatera dapat mengikutsertakan lembaga-lembaga yang memiliki kapabilitas untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, serta para aktivis kemasyarakatan dan komunitas relawan yang memiliki integritas dan kapasitas menyelesaikan persoalan sosial dan politik sebagai dampak bencana Sumatera.
"Kami berharap Pemerintah dan DPR RI dalam membentuk Satgas ini juga mengikutsertakan aktivis kemasyarakatan dan komunitas relawan yang memiliki integritas sehingga dapat mengungkapkan secara jujur dan bertanggung apa sebenarnya yang harus dilakukan untuk memulihkan Sumatera dan mencegah bencana seperti ini terulang kembali di kemudian hari. Selain itu, melibatkan aktivis dan komunitas relawan juga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah," tutup Sudarto. Rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
MEDAN S24 Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Medan yang diberangkatka
News
Medan sumut24.co Kodam I/Bukit Barisan menggelar Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat pelajar dan mahasiswa dalam rangka memperin
News
Ketua Dewan Dekranasda menghadiri Pameran Kerajinan Nusantara bertajuk Kriyanusa Tahun 2026. Kegiatan dengan tema &ldquoCipta Kriya Berkelanjutan
News
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP, Tidak Ada Pengeroyokan
News
sumut24.co MedanMau mabar tapi takut ngelag? Mau live streaming tapi khawatir buffering? Atau lagi penasaran coba AI buat cari ide, belaj
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak para pelaku UMKM lokal untuk tidak hanya sekadar bertahan, melainkan b
kota
MEDAN SUMUT24.CO Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) memberikan voucher senilai jutaan rupiah kepada 22 dosen tetap yang berhasil l
News
H. Ikrom Helmi Nasution Masukan Alumni Jadi Evaluasi Pembinaan Disiplin di TPI
News
Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Hukum
LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas
Ekbis