Jumat, 15 Mei 2026

Saipullah Nasution Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis,Bupati Madina : Dorong Penggunaan Bahan Lokal

Administrator - Jumat, 17 Oktober 2025 11:07 WIB
Saipullah Nasution Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis,Bupati Madina : Dorong Penggunaan Bahan Lokal
Istimewa
sumut24.co -Madina, Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, melakukan peninjauan langsung ke lokasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Panyabungan, Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Baca Juga:
Program ini dikelola oleh Yayasan Sahabat Peduli Sejahtera (SPS) dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan gizi anak-anak sekolah di Madina.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Saipullah terlihat puas dengan pelaksanaan distribusi makanan. Ia menilai menu yang disajikan telah memenuhi standar gizi yang seimbang.

"Kami lihat menunya cukup bagus, ya. Ada sayur, buah, protein dari telur, tahu, dan nasi. Ini sangat baik untuk tumbuh kembang anak," ujarnya saat meninjau kegiatan.

Menurut Bupati, hingga saat ini sudah terdapat empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi di Madina.

Namun, seluruhnya masih dikelola oleh pihak swasta. Pemerintah daerah berencana memperluas jumlah dapur gizi hingga mencapai 50–60 unit, sejalan dengan target nasional dalam mendukung program MBG dari pemerintah pusat.

Saipullah menekankan pentingnya kemandirian pangan lokal dalam mendukung keberlanjutan program tersebut. Ia khawatir lonjakan kebutuhan bahan pokok seperti sayur, buah, telur, dan daging ayam bisa memicu inflasi jika masih bergantung pada pasokan luar daerah.

"Kalau bahan-bahan itu bisa dipenuhi dari dalam daerah, maka inflasi bisa ditekan. Ekonomi bergerak, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan masyarakat meningkat," tegasnya.

Untuk mewujudkan kemandirian pangan lokal, Bupati Saipullah berencana memanggil kepala OPD terkait, termasuk Dinas Koperasi serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), guna menyusun strategi zonasi wilayah pemasok bahan pangan.

"Kami akan mengadakan rapat koordinasi menentukan zona-zona wilayah. Kecamatan mana yang menyiapkan sayur, mana yang fokus pada daging, telur, dan ikan. Dengan begitu rantai pasok bisa lebih efisien dan ekonomi lokal lebih hidup," jelasnya.

Sementara itu, Fahrizal Efendi, pengelola SPPG di Madina, menambahkan bahwa sebagian besar sayur yang beredar di wilayah tersebut masih didatangkan dari luar daerah. Ia berharap ke depan Madina bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan.

"Yang swasembada saat ini baru beras. Tapi dengan adanya dapur-dapur MBG ini, saya yakin pertumbuhan ekonomi bisa terdorong lebih cepat," ungkap Fahrizal.

Ia memproyeksikan, kehadiran SPPG mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Madina hingga 8 persen, naik dari rata-rata nasional sekitar 5 persen. Menurutnya, program MBG sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yaitu menurunkan angka stunting sekaligus memperkuat ekonomi rakyat.

"Program ini bukan cuma soal makan siang gratis, tapi juga soal pemberdayaan masyarakat. Satu dapur saja bisa merekrut hingga 50 tenaga kerja lokal," tambahnya.

Fahrizal juga memastikan bahwa seluruh dapur gizi di bawah pengelolaannya akan beroperasi sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Negara (BGN). Ia menegaskan pentingnya pemenuhan empat sertifikat utama sebagai bentuk jaminan kualitas dan keamanan pangan.

"Kami pastikan semuanya memiliki Sertifikat Halal, Sertifikat LHS, Sertifikat Air Layak Minum, dan Sertifikat Chef. Itu semua untuk memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak aman dan bergizi," pungkasnya.

Kunjungan Bupati Madina ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan daerah sehat, mandiri, dan sejahtera. Melalui sinergi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat, program MBG diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi di Mandailing Natal.(zal)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Belajar dari Garut, Bupati Saipullah Siapkan Serai Wangi Jadi Komoditas Unggulan Madina
Bupati Padang Lawas Hadiri Pelepasan 450 Siswa MTsN 1, Tekankan Pentingnya Generasi Cinta Al-Qur’an
Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Bupati Apresiasi Pengungkapan 89 Kg Sabu, Sanksi Berat Bagi ASN Terlibat
Bupati dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani dan Peternak di Percut Sei Tuan
Bupati Asahan Resmi Buka Jambore Pramuka Cabang 2026 : Wadah Emas Bentuk Karakter Generasi Muda
komentar
beritaTerbaru