Rabu, 02 September 2026

Walikota Padangsidimpuan Sampaikan Nota Pengantar Rancangan P-APBD 2025

Administrator - Jumat, 26 September 2025 11:47 WIB
Walikota Padangsidimpuan Sampaikan Nota  Pengantar Rancangan P-APBD 2025
Istimewa
sumut24.co -Padangsidimpuan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan menggelar Sidang Paripurna penyampaian Nota Keuangan serta Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 pada Kamis, 25 September 2025, di Gedung Paripurna DPRD.

Baca Juga:
Rapat yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Srifitrah Munawaroh Nasution, S.Ak, didampingi Wakil Ketua DPRD Hj. Taty Ariani Tambunan, SH. Hadir pula Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letman, S.K.M., M.Kes., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plt. Sekretaris Daerah, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua DPRD menegaskan bahwa sidang paripurna ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.

"Sidang paripurna ini adalah wujud komitmen DPRD dalam melaksanakan fungsi anggaran secara transparan dan akuntabel. Bersama pemerintah daerah, kita berupaya menyempurnakan APBD 2025 agar pembangunan daerah lebih optimal," terang Srifitrah Munawaroh Nasution.

Walikota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunte, dalam nota pengantar menyampaikan bahwa Rancangan Perubahan APBD 2025 disusun berdasarkan evaluasi kinerja tahun sebelumnya, arahan pemerintah pusat, serta kebutuhan nyata masyarakat.

Ia menekankan bahwa penyesuaian anggaran dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di tengah dinamika ekonomi.

"APBD bukan sekadar dokumen keuangan, tetapi instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, perubahan ini menitikberatkan pada efisiensi, efektivitas, dan keberpihakan pada kebutuhan rakyat," tegasnya.

Dalam rancangan perubahan tersebut, terdapat beberapa penyesuaian penting, di antaranya:

- Pendapatan Daerah: dari Rp922,16 miliar menjadi Rp865,98 miliar, dipengaruhi turunnya pendapatan transfer.

- Belanja Daerah: dari Rp947,66 miliar menjadi Rp869,70 miliar, dengan penyesuaian pada belanja operasi dan belanja modal

- Pembiayaan Netto: dari Rp25,5 miliar menjadi Rp3,72 miliar.

Adapun tiga sektor utama tetap menjadi prioritas meski mengalami pengurangan alokasi:

1. Pendidikan & SDM: Rp259,84 miliar (29,88% dari total belanja).

2. Kesehatan: Rp197,45 miliar (22,70%).

3. Infrastruktur: Rp210,60 miliar (24,22%).

Walikota menambahkan bahwa langkah ini diambil dengan mempertimbangkan keterbatasan pendapatan daerah serta kondisi ekonomi regional dan nasional yang masih penuh tantangan.

Sidang paripurna kemudian ditutup oleh Ketua DPRD dengan menyampaikan agenda berikutnya.

"Setelah penyampaian nota pengantar keuangan ini, telah didengarkan juga pandangan umum dari empat fraksi DPRD. Agenda selanjutnya adalah jawaban Wali Kota atas pandangan umum fraksi yang akan dilaksanakan malam ini pada pukul 20.00 WIB," ungkap Ketua DPRD.(zal)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peringati Hari Indonesia Menabung, Wakil Walikota Tanjungbalai Ajak Pelajar Budayakan Menabung Sejak Dini
Persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 yang digelar di TerminaI Tanjung Pinggir
Antonius Tumanggor: Wali kota Medan Bukan Superman atau Aladin di Negeri Dongeng, Mari Dukung dan Beri Masukan Positip
Wali Kota Di wakili Sekda menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026
Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga ‘Sarina Medan’
Sambangi Kontingen Jamnas XII di Cibubur, Wali Kota Tanjungbalai Beri Motivasi
komentar
beritaTerbaru