Sistem Transformasi Digital Diperkuat, Diskominfo Tanjungbalai Lakukan Sosialisasi Sertifikat Elektronik
sumut24.co Tanjungbalai, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungbalai menggelar sosialisasi terhadap pemanfaatan Sertifi
News
Baca Juga:
Pemeriksaan ini dilakukan terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara yang memiliki nilai fantastis mencapai Rp 231,8 miliar. Kasus ini mulai diselidiki setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Juni lalu.
Selain dua kepala daerah tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Padangsidimpuan, sejumlah panitia Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), dan beberapa pejabat Dinas PUPR Tapanuli Selatan juga turut dipanggil. Hingga pemeriksaan hari ini, beberapa saksi masih dimintai keterangan secara intensif.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda pemeriksaan ini. Menurutnya, penyelidikan difokuskan pada dugaan pengaturan pemenang lelang proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara.
"Pemeriksaan ini fokus pada dugaan pengaturan pemenang lelang proyek pembangunan jalan di wilayah Sumatera Utara," ungkap Budi kepada wartawan.
Pemeriksaan tersebut melibatkan total 18 saksi dari berbagai latar belakang, mulai dari pejabat dinas, pegawai negeri, hingga pihak swasta.
Beberapa nama yang dipanggil antara lain Irsan Efendi Nasution (mantan Wali Kota Padangsidimpuan), Taufik Hidayat Lubis (Komisaris PT Dalihan Natolu Grup/DNG), Mariam (Bendahara PT DNG), Anggi Harahap (Pegawai PT DNG), Rinaldi Lubis alias Aldi (Direktur PT Taufik Prima Duta Putra), Siti Humairo Hasibuan (Kabag PBJ Pemko Padangsidimpuan), Muhammad Harris alias Acong (Bendahara Dinas PUTR Padangsidimpuan), Sandi (Staf Bina Marga), Leman (Karyawan PT DNG), Zulkifli Lubis alias Mamak Utom (PNS), Addi Mawardi Harahap (PNS), Ikhsan Harahap (Kabid/PPK Dinas PUPR Padang Lawas Utara), Hendrik Gunawan Harahap (Plt Kepala PUTR Padang Lawas Utara), Asnawi Harahap (Kabag PBJ Padang Lawas Utara), Ramlan (Kadis PUPR Padang Lawas Utara 2021–2024), Fachri Ananda Harahap (Kadis PUPR Tapanuli Selatan), dan Oskar Hendra Daulay (Kabid Bina Marga II Dinas PUPR Tapanuli Selatan).
Berdasarkan informasi awal dari penyidik, kasus ini diduga melibatkan praktik pengaturan pemenang lelang untuk proyek jalan strategis.
Tujuannya, memastikan kontrak proyek jatuh ke perusahaan tertentu dengan imbalan suap yang kemudian mengalir ke sejumlah pihak.
Dari hasil OTT sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka, termasuk pejabat Dinas PUPR Provinsi Sumut dan direktur perusahaan swasta.
Pemeriksaan massal di KPPN Padangsidimpuan ini menjadi bagian dari strategi KPK untuk memetakan aliran dana dan peran tiap pihak yang terlibat.
Meski materi pemeriksaan belum dibuka secara rinci, publik menaruh perhatian besar pada kasus ini karena nilainya yang fantastis dan dampaknya yang luas.zal
sumut24.co Tanjungbalai, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungbalai menggelar sosialisasi terhadap pemanfaatan Sertifi
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas terus berkomitmen untuk menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dan mandiri seca
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan un
kota
sumut24.co MedanIndosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali membanggakan Indonesia di tingkat internasional dengan berhasil masuk
Ekbis
sumut24.co Aceh TamiangTelkomsel memastikan percepatan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang pasca bencana hi
Umum
MEDAN SUMUT24.co MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Organisasi tersebut mengg
News
sumut24.co Tanjungbalai Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, membuka secara resmi kegiatan konsultasi publik penyusunan Ren
News
Dukungan Kemanusiaan di Tapsel Posko Aman Nusa II Distribusikan Bantuan ke Aek Ngadol, Huta Godang, dan Garoga
kota
Terungkap! Rp843 Miliar Hilang dari Pernyataan Resmi, Elfenda Ini Tidak Wajar!
kota
Dampak Bencana di Sumatera Utara Meningkat Drastis, 463 Ribu Warga Terdampak &mdash 343 Meninggal, 57 Hilang
kota