Gempur Peredaran Narkoba, Polres Paluta Amankan 21 Orang dan Sita 49,25 Gram Sabu
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Paluta Amankan 21 Orang dan Sita 49,25 Gram Sabu
News
Baca Juga:Wali Kota Medan, Rico Putra Tri Bayu Waas, secara mendadak menggelar tes urine bagi seluruh camat dan lurah se-Kota Medan saat kegiatan senam pagi di halaman Rumah Dinas Wali Kota di Jalan Sudirman, Sabtu (26/4). Hasilnya, empat pejabat tingkat kecamatan dan kelurahan dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
- GEMPPAR Mengamuk : Bimtek 177 Desa di Medan Dicurigai Sarang Korupsi! Kadis & Kabid PMD Diminta Copot & Diperiksa Kejaksaan
- FMIPA Unimed Dan UKM Kristen Protestan Sepakati Evaluasi Koordinasi Pelaksanaan Ibadah PKKMB 2026
- Spanduk Protes Bermunculan di Kisaran : Vonis 11 Bulan untuk Pemilik Ribuan Pil Ekstasi Jadi Sorotan, Publik Curiga Ada Ketidakadilan Hukum
"Empat (positif narkoba), ada camat, ada lurah," ujar Wali Kota Medan saat dikonfirmasi awak media, Minggu (4/5/2025).
Rico menyebutkan, meskipun hasil awal menunjukkan indikasi positif, pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium guna memastikan kebenaran hasil tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk memberi sanksi tegas kepada pejabat yang terbukti menyalahgunakan narkoba, termasuk pencopotan dari jabatan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KNPI Kota Medan, Riza Usty Siregar, SH, menyampaikan pernyataan keras. Tokoh pemuda yang akrab disapa Bang Riza itu menilai tindakan transparan perlu segera diambil.
"Nama-nama camat dan lurah yang positif narkoba harus diumumkan ke publik. Bahkan, pejabat eselon II yang membawahi mereka juga perlu diperiksa, termasuk kepala-kepala lingkungan di wilayah terkait," tegas Riza.
"Umumkan nama-namanya, copot dan turunkan pangkatnya. Jangan ditutupi. Ini soal integritas pemerintahan," tambahnya.
Menurutnya, keterbukaan informasi publik sangat penting dan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo soal transparansi birokrasi.
"Kejadian ini menyedihkan bagi warga Medan. Jika tidak ditindak cepat, akan jadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan di daerah," pungkasnya.
Wali Kota Medan menegaskan kembali bahwa tindakan tegas akan diambil setelah hasil laboratorium keluar. "Jika benar terbukti, sanksinya jelas. Kami tidak akan mentolerir penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan," tandas Rico.
Redaksi
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Paluta Amankan 21 Orang dan Sita 49,25 Gram Sabu
News
Wabup Basri Harahap Dukung Langkah Tegas Polres Paluta, 299 Jiwa Disebut Berhasil Diselamatkan
News
Ketuk Pintu Warga Kurang Mampu, Kasat Reskrim Polres Palas Hadir Membawa Berkah
News
Hujan Deras Tak Jadi Penghalang, Serigala Sakti Polres Palas Buru Celah Kejahatan Malam
News
Bidik Status Jalan Nasional, Putra Mahkota Bawa Usulan Ruas Gunung Tua&ndashSibuhuan&ndashBatas Riau ke Kementerian PU
News
Asmum bersama Polres Siantar dan Forkopimda Zoom Meeting Kunker Kapolri di wilayah hukum Polda dan Deklarasi Serentak Menolak Narkoba
News
Wali Kota didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan menyambut silaturahmi DP MUI
News
Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga
News
sumut24.co MEDAN, Masa depan bangsa terancam ketika nalar kritis dikalahkan oleh kepentingan material, politik transaksional, dan kekuasaan
kota
MEDAN Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operas
News