Sabtu, 24 Oktober 2026

Bidik Status Jalan Nasional, Putra Mahkota Bawa Usulan Ruas Gunung Tua–Sibuhuan–Batas Riau ke Kementerian PU

Administrator - Sabtu, 24 Oktober 2026 15:58 WIB
Bidik Status Jalan Nasional, Putra Mahkota Bawa Usulan Ruas Gunung Tua–Sibuhuan–Batas Riau ke Kementerian PU
Baca Juga:

Jakarta | Sumut24.co

Bupati Padang Lawas (Palas), Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, memperjuangkan peningkatan status ruas Jalan Gunung Tua–Sibuhuan–Batas Riau menjadi jalan nasional. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil perkebunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Upaya tersebut disampaikan Putra Mahkota dalam rapat pembahasan usulan peningkatan status jalan daerah menjadi jalan nasional di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Dalam pertemuan itu, rombongan kepala daerah dan pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diterima Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Dr. Ir. Hairuddin C. Mahdi, ST, M.Si, di ruang rapat kementerian.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Palas secara langsung menyampaikan pentingnya peningkatan status koridor Jalan Gunung Tua–Sibuhuan–Batas Riau yang memiliki panjang sekitar 113,02 kilometer.

Ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur penghubung penting antara wilayah Sumatera Utara dan Provinsi Riau. Karena itu, peningkatan statusnya menjadi jalan nasional diharapkan dapat memperkuat jaringan transportasi regional sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi lintas provinsi.

Salah satu alasan utama yang mendasari usulan tersebut adalah besarnya peran koridor Gunung Tua–Sibuhuan–Batas Riau dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Wilayah Padang Lawas dan kawasan Tabagsel memiliki potensi komoditas perkebunan, terutama kelapa sawit dan karet. Ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai menjadi faktor penting untuk memperlancar pengangkutan hasil produksi dari sentra perkebunan menuju pasar dan pusat perdagangan.

Dalam rencana pengembangan konektivitas tersebut, akses menuju Pelabuhan Dumai di Riau juga menjadi perhatian. Pelabuhan ini merupakan salah satu simpul perdagangan yang terhubung dengan jalur pelayaran Selat Malaka.

Apabila peningkatan status jalan dapat direalisasikan dan diikuti penanganan infrastruktur yang memadai, konektivitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi barang, memperkuat daya saing komoditas daerah, serta membuka peluang investasi baru.

Selain mendukung sektor perkebunan, koridor ini juga dinilai berperan dalam memperkuat hubungan fungsional antara Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) Padangsidimpuan, Padang Lawas, dan PKW Pasir Pangaraian di Provinsi Riau.

Penguatan jaringan jalan tersebut juga diharapkan memperbaiki akses dari wilayah barat dan selatan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Usulan peningkatan status jalan ini turut dikaitkan dengan kebijakan Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional 2020–2040.

Dalam pembahasan bersama Direktorat Jenderal Bina Marga, pemerintah daerah mengharapkan dukungan pemerintah pusat agar usulan peningkatan status ruas jalan tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Dukungan yang diharapkan meliputi penguatan kebijakan peningkatan status jalan, verifikasi dan validasi teknis, penilaian kelayakan jaringan, serta penetapan prioritas penanganan berdasarkan dampaknya terhadap konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah daerah juga berharap adanya dukungan pendanaan dan penanganan infrastruktur agar rencana peningkatan status jalan tersebut dapat diproses menuju tahap realisasi.

Bagi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, peningkatan status jalan bukan semata-mata persoalan administrasi infrastruktur. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi perekonomian daerah melalui akses transportasi yang lebih baik.

Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan menegaskan bahwa perjuangan tersebut berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha yang bergantung pada kelancaran distribusi hasil produksi.

"Jalan adalah urat nadi ekonomi. Jika status Gunung Tua–Sibuhuan–Batas Riau menjadi jalan nasional, maka distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Padang Lawas akan lebih cepat, biaya logistik turun, dan investasi akan masuk. Ini komitmen kami untuk kesejahteraan masyarakat Padang Lawas," tegas Bupati.

Rapat pembahasan usulan peningkatan status jalan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat dari Sumatera Utara.

Mereka di antaranya Bupati Mandailing Natal Saifullah Nasution bersama Kepala Dinas PUPR; Bupati Labuhanbatu Utara Dr. Hendriyanto Sitorus, SE, MM, bersama Kepala Bappeda dan Kepala Dinas PUTR; serta Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM, CA, bersama Kepala Dinas PUPR.

Hadir pula Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, bersama Kepala Bapperida dan Kepala Dinas PUTR; Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, SE, bersama Kepala Dinas PUTR; serta Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, bersama Sekretaris Bappeda dan Kepala BPKAD.

Dari tingkat provinsi, hadir Kepala Bapperida Sumatera Utara Dr. Dikky Anugerah, S.Sos, M.SP, bersama dua orang pendamping, serta Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara Candra Dalimunthe, S.STP, M.SP.

Kehadiran para kepala daerah dan pejabat tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai penguatan jaringan jalan dan peningkatan konektivitas wilayah Sumatera Utara.

Bagi Kabupaten Padang Lawas, usulan peningkatan status Jalan Gunung Tua–Sibuhuan–Batas Riau menjadi salah satu agenda strategis yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dengan konektivitas yang semakin baik, pemerintah daerah berharap arus barang dan jasa menjadi lebih lancar, peluang investasi semakin terbuka, dan potensi ekonomi Padang Lawas dapat berkembang lebih optimal.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Tinjau Jalan Rusak dan Drainase Dangkal di Selat Tanjung Medan dan Selat Lancang
Brigjen TNI Fadjar Beserta Rombongan Satgas PRR Sumut -Aceh Kunjungi Titik Jalan longsor Pasca Bencana Di Kab Pakpak Bharat
Bobby Nasution Perbaiki Jalan 20 Tahun Terbengkalai di Labusel, Rampung Akhir 2026
Program TMMD Kabupaten Pakpak Bharat Dipusatkan Jalan Menuju Desa Sbongkaras Kecamatan Salak
Wali Kota Tanjungbalai Sidak Jalan Asahan dan Veteran, Pedagang Dilarang Kuasai Bahu Jalan
Jalan Rp94,3 Miliar di Paluta Sudah Rusak Sebelum Tahun Anggaran Berakhir, GMPT Desak KPK Periksa Proyek Sipiongot
komentar
beritaTerbaru