Gempur Peredaran Narkoba, Polres Paluta Amankan 21 Orang dan Sita 49,25 Gram Sabu
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Paluta Amankan 21 Orang dan Sita 49,25 Gram Sabu
News
Baca Juga:
P.Siantar l Sumut24.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH MH menyambut silaturahmi Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kota Pematangsiantar, di Command Center Lantai 2 Balai Kota, Jalan Merdeka, Jumat (23/10/2026).
Dalam dialog dan diskusi, Wesly dan DP MUI Pematangsiantar membahas kebijakan sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan aspirasi umat Islam, khususnya dalam masalah sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.
Sebagai mitra, Wesly sangat mendukung penuh kegiatan-kegiatan dan program DP MUI yang berdampak kepada peningkatan predikat Indeks Kota Kota Toleransi (IKT) Pematangsiantar.
"Mengingat Kota Pematangsiantar kita sudah meraih peringkat keempat Kota Toleransi se-Indonesia. Semoga di tahun berikutnya akan meningkat, dan itu langkah strategis kita," katanya.
Wesly juga berharap DP MUI sebagai aglomerasi moderasi keberagamaan, dapat mendukung seluruh program-program visi-misi Pematangsiantar menuju kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
"Saya juga meminta dan sangat berharap DP MUI menjadi jembatan komunikasi dan penyampai bahwa Pemko Pematangsiantar akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan terus berupaya persuasif mewujudkan cita-cita kita, sesuai visi-misi yang dicanangkan. Saya juga ingin DP MUI terus ikut serta sebagai mitra strategis bidang keagamaan dan merangkul seluruh lapisan elemen di Pematangsiantar," katanya.
Ketua DP MUI Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis, bersama Sekretaris H Ahmad Ridwansyah Putra dan Ketua Dewan Pertimbangan H Rafii Nasir menyampaikan terkait peran dan fungsi MUI.
Disebutkannya, DP MUI menjadi jembatan komunikasi antara kebijakan pemerintah dan aspirasi umat Islam, khususnya dalam masalah sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.
"Kami juga dapat memberikan masukan, nasihat, serta fatwa kepada pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik yang menyangkut kemaslahatan umat, misalnya di bidang ekonomi syariah, jaminan produk halal, zakat, haji, dan wakaf," terang Ali.
Ia juga mengatakan, MUI sebagai mitra kritis yang membangun akan terus mendukung program-program kebaikan dari pemerintah demi menjaga stabilitas nasional, sekaligus memberikan kritik atau koreksi secara konstruktif dan santun jika ada kebijakan yang tidak sesuai kepentingan umat atau nilai agama.
"Kami juga sebagai akselerator kerukunan dan persatuan: Membantu pemerintah dalam merawat harmoni sosial, kerukunan antar umat beragama, dan persatuan bangsa melalui pendekatan keagamaan yang moderat (wasathiyah). Karena MUI adalah tenda besar Umat Islam," tutur Ali. (LP)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Paluta Amankan 21 Orang dan Sita 49,25 Gram Sabu
News
Wabup Basri Harahap Dukung Langkah Tegas Polres Paluta, 299 Jiwa Disebut Berhasil Diselamatkan
News
Ketuk Pintu Warga Kurang Mampu, Kasat Reskrim Polres Palas Hadir Membawa Berkah
News
Hujan Deras Tak Jadi Penghalang, Serigala Sakti Polres Palas Buru Celah Kejahatan Malam
News
Bidik Status Jalan Nasional, Putra Mahkota Bawa Usulan Ruas Gunung Tua&ndashSibuhuan&ndashBatas Riau ke Kementerian PU
News
Asmum bersama Polres Siantar dan Forkopimda Zoom Meeting Kunker Kapolri di wilayah hukum Polda dan Deklarasi Serentak Menolak Narkoba
News
Wali Kota didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan menyambut silaturahmi DP MUI
News
Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga
News
sumut24.co MEDAN, Masa depan bangsa terancam ketika nalar kritis dikalahkan oleh kepentingan material, politik transaksional, dan kekuasaan
kota
MEDAN Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operas
News