Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Bimtek Desa yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tentang “Pencegahan Penyalahgunaan Dana Desa di masa Pandemi Covid 19 di salah satu Hotel Kota Medan Rabu (9/6/2021).
Kegiatan Bimtek tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan, karena kabupaten Madina saat ini termasuk dalam zona kuning Covid-19, tentunya hal ini nantinya dapat merugikan masyarakat kota medan lagi, karena bisa jadi hal tersebut menjadi bertambah meningkatnya penyebaran virus Covid-19 di kota medan apalagi kota medan lagi gencar2 nya dalam aturan Prokes Covid 19..
Selasa 8/6/2021 tim wartawan hadir ke salah satu hotel dikota medan yang mana tempat dilakukan bimtek sesuai schedule yang sudah ditetapkan panitia yang bernama Yayasan Abadi Learning Center, setelah wartawan menjumpai salah satu panitia salah satu ruangan tempat registrasi yang mana sudah terlihat berdatangan para peserta perwakilan desa se kabupaten madina,
Tim wartawan konfirmasi ke panitia yang ada di meja registrasi,semua panitia mengaku Freeland dan sebagain diam, tapi dalam undangan di cantum salah satu nama panitia berinisial D yang mana bliau pun mengaku juga sebagai Freeland yang parah lagi panitia berinisial D tersebut tidak korporatif seakan akan ada yang di tutupi.
Tim wartawan makin semangat dalam investigasi kegiatan Bimtek Desa yang di panitia oleh Yayasan Abadi Learning Center setelah banyak nya kecurigaan yang membuat kita sebagai wartawan terus menyelidiki dan berkordinasi kepada beberapa dinas terkait.
Rabu 9/6/2021 Bimtek desa dimulai pembukaan pukul 9.00 dan ada beberapa insiden terjadi yang membuat tim wartawan langsung berkordinasi dengan Tim Satgas Covid dan Dinas terkait yaitu Dinas Pariwisata kota medan dan Pihak Polres kota medan.
Tim Satgas Covid akhirnya membubarkan kegiatan dan menegur pihak hotel yang lebih parah lagi Panitia pada tidak nampak disaat tim satgas covid bersama dinas pariwisata kota medan bertanya kepada pihak hotel tersebut.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News