Selasa, 28 Juli 2026

Kenakan Pakaian Adat Toba, Bobby Nasution Tunjukkan Keberanian Membawa Perubahan

Administrator - Rabu, 02 Juni 2021 09:58 WIB
Kenakan Pakaian Adat Toba, Bobby Nasution Tunjukkan Keberanian Membawa Perubahan

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution memakai pakaian adat Toba di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. Pesan apa yang ingin disampaikannya?

Ya, pada Selasa 1 Juni 2021, Bobby memilih memilih Hari Lahir Pancasila dengan tampil beda. Saat tampil di depan publik untuk peringatan Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution tampak mengenakan pakaian adat Toba.

Dengan penggunaan kebesaran Toba yang mendominasi dominasi warna merah dengan bahan ulos itu, Bobby Nasution tampak gagah. Apa lagi Bobby memegang tongkat panjang berukir etnik.

Melihat itu, Kepala Badan Kebudayaan (BKN) Sumatera Utara, Idris Pasaribu mengatakan bahwa Bobby Nasution ingin mencerminkan Bhineka Tunggal Ika yang beragam namun memiliki rasa kebersamaan yang tinggi.

“Saya menyatakan Bobby memang seorang nasionalis sejati. Sebagai etnik Mandailing tapi dia memakai pakaian Toba, menunjukkan sikap bahwa etnik itu adalah milik bersama,” kata Idris Pasaribu Selasa (1/6/2021) sore.

Apakah pakaian adat yang biasa dipakai saat perang dahulu?

“Saya tidak melihat itu pakaian perang, tapi pakaian adat dalam berbagai upacara adat,” lanjut Idris.

Menurut Idris lagi, Medan adalah kota beradat dan beradab dan pembangunannya dilaksanakan dengan penuh kekeluargaan penuh dinamika yang beradab.

“Beradab lebih tinggi dari bermartabat,” pungkas Idris Pasar lebih fokus.

Budayawan macam Irwansyah Harahap pun berkomentar positif terhadap pilihan Bobby Nasution yang mengenakan pakaian adat Toba.

Menurutnya dengan pakaian adat Toba, Bobby ingin menunjukkan semangat keragaman atau pluralitas masyarakat kota Medan.

“Kebetulan dalam rangka hari kelahiran pancasila tahun ini beliau memilih puak Toba. Pesan yang bisa disampaikan adalah wali kota menyiratkan bahwa kerja perubahan dalam menata kota, kebudayaan masyarakat menjadi hal penting, sebagai gambaran dan citra kota,” papar Irwansyah.

Yang menarik adalah analisisnya, bahwa Bobby Nasution juga ingin menunjukkan keberanian dalam mendukung perubahan.

 “Tunggal panaluan” yang dipegang merupakan simbol “keberanian” untuk memulai atau menginisiasi segala bentuk perubahan kota, menjadi lebih baik ke depan,” beber Irwansyah

Senada, Budayawan yang juga peneliti Balai Bahasa Sumut Suyadi San mengatakan orang-orang Medan ini memiliki sikap terbuka kepada kaum pendatang.

Apalagi sejak menjadi pemerintah, Medan tersegregasi ke dalam beberapa tempat. Medan pun menjadi kota yang multikultur.

“Jika hari ini Bobby mengenakan pakaian Batak/Toba, itu bisa diartikan menghargai keberadaan suku Batak di kota ini. Besok-besok bisa saja dia mengenakan pakaian adat Pakpak, Karo, Melayu, bahkan Jawa atau Aceh. Jangan lalu diartikan lain,” kata Suyadi San yang juga Pimpinan Teater Generasi Medan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
5 Kilogram Ganja Digagalkan! Satresnarkoba Polres Tapsel Ringkus Dua Terduga Pengedar
FABEM dan MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru