Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
Baca Juga:Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kali ini, warga menyoroti aktivitas PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Gunung Para yang diduga membuang limbah ke aliran Sungai Bahilang.
- Fee 25% Rp 2,7 Miliar Disunat Sejak Awal, Proyek Irigasi Rp11 Miliar di Asahan Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Ketua Partai
- Ka PusKesmas Bosar Maligas Diduga Pungli Uang Akreditas
- Proyek Pengendalian Banjir Sungai Asahan Rp15 Miliar Diduga Dimanipulasi, PPK Akui Pekerjaan Tak Sempurna, Aturan Hukum Terancam Dilanggar
Dugaan tersebut muncul setelah sejumlah warga di sekitar Desa Dolok Merawan, Kecamatan Dolok Merawan, mengaku mengalami gangguan kesehatan berupa gatal-gatal pada kulit dalam beberapa waktu terakhir.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, keluhan tersebut mulai dirasakan sejak air sungai diduga tercemar limbah. Menurutnya, sebelumnya masyarakat kerap beraktivitas di sungai tanpa mengalami gangguan serupa.
"Kami menduga kuat penyakit gatal-gatal ini akibat air Sungai Bahilang. Dulu kami sering ke sungai dan tidak pernah seperti ini. Tapi sekarang setelah ada dugaan limbah mengalir ke sana, banyak warga mulai merasakan dampaknya," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Warga menyebut, Sungai Bahilang selama ini menjadi salah satu sumber aktivitas masyarakat, mulai dari mandi, mencuci hingga kebutuhan sehari-hari. Namun sejak muncul dugaan pencemaran, masyarakat mulai khawatir terhadap dampak kesehatan yang lebih luas.
Sebagai langkah awal, warga telah mengambil sampel air sungai untuk diserahkan kepada instansi terkait guna dilakukan uji laboratorium. Mereka berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh agar penyebab pasti dapat diketahui.
"Kami sudah ambil sampel air untuk dibawa ke dinas lingkungan hidup. Harapannya bisa segera diuji agar jelas apakah ini benar karena limbah atau bukan," tambahnya.
Jika tidak segera ditangani, warga khawatir kondisi tersebut akan berdampak lebih luas, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar aliran Sungai Bahilang.
Sementara itu, pihak manajemen PT Perkebunan Nusantara III Kebun Gunung Para, Akbar, saat dikonfirmasi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 09.27 WIB melalui pesan singkat WhatsApp memberikan tanggapan.
"Salam kenal. Silakan datang dan jumpai humas kami, biar kami jelaskan atau lihat sendiri proses penanganan kolam limbah PPK serta mungkin keterangan dari humas kami terkait tindak lanjut peraturan lingkungan yang sudah kami jalankan selama ini," tulisnya.
Di hari sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup Kabupaten Serdang Bedagai, Reza Firmansyah, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga.
"Besok (mengatakan hari ini) kami bersama tim lingkungan hidup akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan," ujarnya melalui pesan singkat. (Fani)
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
News
TPPKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.
kota
SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030
News
Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional
News
Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah
News
Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu
News
BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e
News
sumut24.co MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang
kota
SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA
News