Tim Penyidik Tetapkan Ketua Ombudsman HS sebagai Tersangka Kasus Tambang Nikel di Sultra
Tim Penyidik Tetapkan Ketua Ombudsman HS sebagai Tersangka Kasus Tambang Nikel di Sultra
kota
Baca Juga:Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, dengan nilai anggaran mencapai Rp217 miliar, kini menjadi sorotan publik. Proyek yang disebut sebagai bagian dari gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut diduga mengalami penyimpangan dalam pengelolaan material tanah urug galian C.
Dugaan tersebut mencuat setelah terpantau adanya aktivitas pengangkutan tanah urug dari lokasi proyek yang diduga dimanfaatkan untuk kepentingan di luar pekerjaan. Tanah yang seharusnya digunakan untuk penimbunan lahan pembangunan Sekolah Rakyat di Sergai, justru diduga diperjualbelikan kepada pihak lain.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (15/4/2026), dari pagi hingga siang hari terlihat puluhan truk jenis cold diesel keluar masuk area proyek dengan membawa muatan tanah urug galian C menuju wilayah Kecamatan Sei Rampah.
Selain itu, informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa tanah urug tersebut diduga dijual kepada pihak lain. Warga setempat mengaku menyaksikan aktivitas bongkar muat tanah yang diduga berasal dari proyek tersebut.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya terkait pengawasan serta pengelolaan material proyek yang bersumber dari anggaran negara. Pasalnya, material yang seharusnya digunakan untuk kepentingan pembangunan justru diduga diperjualbelikan.
"Tanah urug yang sudah dibeli dengan uang negara masa bisa dijualbelikan kepada pihak lain yang bukan hak mereka. Ini jelas melanggar aturan," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Saat dikonfirmasi di lokasi proyek, pihak keamanan (satpam) tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Mereka mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan informasi kepada media.
"Silakan hubungi pihak humas proyek, Pak Rahmad, yang bertugas di Koramil Sei Rampah," ujar salah seorang petugas keamanan kepada wartawan di lokasi.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Rahmad selaku humas proyek belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang telah dilakukan.
Sementara itu, penanggung jawab pekerjaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat, Krisna, pada Kamis (16/4/2026) pagi, juga belum memberikan klarifikasi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp terkait dugaan penjualan tanah urug galian C tersebut. (Fani).l
Tim Penyidik Tetapkan Ketua Ombudsman HS sebagai Tersangka Kasus Tambang Nikel di Sultra
kota
Tokoh Masyarakat Madina H. Sjahrir Nasution Desak Kejelasan Perda Tanah Ulayat
kota
Kapolresta Deli Serdang Pimpin Sertijab Kasat Tahti, Kapolsek BiruBiru dan Kaposek Pantai Labu.
kota
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui pelaksanaan upacara Serah Te
News
Camat Medan Kota Tinjau Jalan Putus di Sitirejo I, Janji Segera Ditangani
kota
Sergai sumut24.co Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, dengan nilai anggaran mencapai
Hukum
sumut24.co MedanKetua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas meninjau langsung progres persiapan pem
kota
sumut24.co MedanCapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan April 2026, realisas
kota
Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026&ndash2027
kota
A. Jabidi Ritonga PKB Harus Bangkit dan Solid di Tengah Maraknya Politik Transaksional
kota