DJ di Medan Gunakan Vape Mengandung Narkoba Ditangkap
DJ di Medan Gunakan Vape Mengandung NarkobaDitangkap
kota
Baca Juga:
- Terungkap! Direktur CV Rafli Akbar Ternyata Sudah Dipanggil Berulang Kali Tapi Mangkir Akhirnya Jadi Tersangka, Ini Kronologinya
- Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Desa Akhiruddin Rampung, Kejari Padangsidimpuan Tegaskan Sudah Sesuai SOP: Tidak Ada Arogansi, Semua Prosedural
- Janji Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan, Jalan BM Muda Padangsidimpuan Tak MANTAP Hampir Tiga Periode
Menurut Rahmad Nasution, Ketua LSM Waktu Indonesia Bergerak (WIB), temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa terdapat ketidakwajaran dalam pelaporan aset yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Padangsidimpuan.
Salah satu contohnya adalah tidak tercatatnya daun pintu sebagai bagian dari aset gedung baru yang dibangun. Padahal, daun pintu adalah komponen penting dalam setiap ruang kelas yang ada di sekolah tersebut.
Tak hanya itu, Rahmad juga menyebutkan bahwa besi sebagai material konstruksi yang digunakan dalam pembangunan gedung baru SDN 200118, tidak dicantumkan dalam laporan. Kejanggalan-kejanggalan inilah yang memicu dugaan korupsi serta adanya rekayasa laporan aset.
Tentu saja, masalah ini tidak dibiarkan begitu saja. Rahmad, yang juga mewakili LSM WIB, menegaskan bahwa semua barang bukti terkait dugaan penyimpangan tersebut sudah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Langkah ini diambil agar kasus tersebut dapat ditangani secara hukum dan transparan.
Sebagai tambahan, Muhammad Amin Nasution, seorang praktisi hukum di Kota Padangsidimpuan, menyatakan bahwa laporan masyarakat mengenai dugaan korupsi atau penyimpangan anggaran harus diseriusi oleh aparat penegak hukum.
Menurutnya, dengan adanya laporan tersebut, masyarakat telah berperan aktif dalam mencegah terjadinya praktik korupsi di daerahnya. Oleh karena itu, Kejari Padangsidimpuan harus segera menindaklanjuti laporan tersebut untuk memastikan kebenaran dan keadilan bagi masyarakat.
Kasus dugaan kehilangan aset di SDN 200118 ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat berperan dalam mengawasi penggunaan anggaran publik.
Dengan melaporkan ketidakwajaran yang mereka temui, masyarakat berkontribusi penting dalam menciptakan transparansi dan akuntabilitas di tingkat pemerintahan dan instansi terkait.
Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, diharapkan dapat menindaklanjuti laporan ini dengan serius, untuk memastikan bahwa penyalahgunaan anggaran tidak terjadi di masa depan.
Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum akan semakin meningkat jika kasus-kasus seperti ini dapat diselesaikan dengan baik.
Oleh karena itu, semua pihak berharap agar proses penyelidikan yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Kejari Padangsidimpuan berjalan dengan cepat, tepat dan objektif.
Dari Papan pengumuman informasi proyek pembangunan RKB (Ruang Kelas Baru) dengan nilai sebesar Rp1.316.667.227. Pembangunan Ruang Guru sebesar Rp200.206.595 serta pembangunan laboratorium lab komputer Rp190.031.476.terdapat Satu judul proyek, tetapi terdapat tiga papan informasi dengan penyedia atas nama perusahaan CV Toba Sejahtera Karunia.zal
DJ di Medan Gunakan Vape Mengandung NarkobaDitangkap
kota
Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Ditutup, TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Desa di Angkola Sangkunur
kota
Sebulan Berjuang Bersama Rakyat, Warga Angkola Sangkunur Sambut Penutupan TMMD ke127 Kodim 0212/TS dengan Rasa Syukur
kota
Air Mata Pecah di Simataniari! TMMD ke127 Tinggalkan Jejak Pengabdian TNI yang Tak Akan Dilupakan Rakyat, Dandim 0212/TS Sudah Rampung 100
kota
Aksi Nekat Curanmor di Desa Latong Berakhir! Satreskrim Polres Padang Lawas Tangkap Pelaku
kota
Beras hingga Telur Dijual Murah! Warga Padang Bolak Padati Gerakan Pangan Murah Pemkab Paluta
kota
Warga Angkola Sangkunur Geger! Pria 33 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya
kota
Salut! Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Madina Tetap Sisihkan Rp1,2 Miliar untuk 4.850 Anak Yatim
kota
Dini Hari Digerebek Polisi! 8 Remaja Diduga Hendak Balap Liar di Angkola Sangkunur Langsung Dibina
kota