Jumat, 13 Maret 2026

AR Tersangka Pemerkosa Gadis dibawah Umur akhirnya di Tangkap Tim Polres Madina, Ini Keterangan AKBP Arie Paloh

Administrator - Rabu, 13 November 2024 21:16 WIB
AR Tersangka Pemerkosa Gadis dibawah Umur akhirnya di Tangkap Tim Polres Madina, Ini Keterangan AKBP Arie Paloh
Madina |sumut24.co -

Baca Juga:

Teka-teki peristiwa pemerkosaan gadis di bawah umur penduduk Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terjadi disebuah perkebunan warga di Kecamatan Nagajuang akhirnya terungkap.

Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh didampingi Kabag Ops, AKBP Muhammad Rusli dan Plh Kasi Humas, Ipda Bagus Seto menjelaskan kronologi peristiwa pemerkosaan dengan kekerasan itu dalam temu pers di aula Tantya Sudhirajati Mapolres Madina, Selasa (12/11/2024).

Kapolres Madina mengatakan, pelaku adalah pria berinisial AR Harahap (45), penduduk Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah.

"Pelaku memiliki dua alamat yang berbeda, satu di Provinsi Kalimantan Tengah, kemudian di Ujung Batu Provinsi Riau," katanya.

AKBP Arie Paloh menerangkan, pelaku diamankan disebuah bengkel milik warga yang berada di Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muara Sipongi pada 6 November 2024 sekitar pukul 17.00 Wib.

"Kebetulan pada saat itu kita menerima informasi dari warga bahwasanya motor pelaku sedang rusak dan diperbaiki dibengkel itu," ungkapnya.

Untuk pencarian, Kapolres Madina mengatakan, Kasat Reskrim AKP Taufik Siregar bersama tim Opsnal telah menempuh dua Provinsi yakni Sumut dan Riau selama tiga pekan.

"Pelaku berpindah tempat, nomor telepon yang digunakan diganti langsung setelah selesai mengunakannya," ujarnya.

Polisi berpangkat melati dua emas dipundaknya ini menyebut, pelaku bukan hanya kali ini melakukan tindak pidana. Kejahatan lainnya juga dilakukan seperti pencurian kendaraan bermotor.

"Ada enam sepeda motor yang dicuri pelaku, ada wilayah Riau, Tapsel dan Madina. Pelaku dalam menjalankan aksinya hanya bermodalkan mulut manis dan pendekatan sehingga para korban percaya," imbuhnya.

Sementara itu, AR kepada wartawan mengaku, semua korbannya dikelabui dengan trik pendekatan sehingga orang mudah percaya pada dirinya.

"Saya tidak ada ilmu apapun dalam melakukan target, itu semua modal pendekatan sehingga orang percaya," akunya.

Terkait hubungan dengan ayah korban pemerkosaan, AR mengaku baru tiga kali berkomunikasi soal bisnis penjualan pinang. AR juga mengaku dirinya memperkosa di sebuah kebun di wilayah Nagajuang.

"Kalau soal bisnis pinang itu betul, saya pernah terlibat dalam bisnis pinang," sebutnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Tetapkan 2 Tersangka Penambang Emas Ilegal
Sinergitas Tanpa Batas, Kapolres Asahan Terima Kunjungan Silaturahmi Pewarta Polrestabes Medan
Salut! Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Madina Tetap Sisihkan Rp1,2 Miliar untuk 4.850 Anak Yatim
Mahasiswa di Padangsidimpuan Ditangkap Polisi Usai Gelapkan Motor Yamaha Fazio, Kerugian Capai Rp14 Juta
Pemkab Mandailing Natal Jaga Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok Menjelang Lebaran
Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Kontainer Plastik Polisi Optimis Segera Terungkap
komentar
beritaTerbaru