Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai: Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Baca Juga:
- Bupati Madina Saipullah Nasution Lantik 3 Kepala Dinas Baru, Soroti Pelayanan Harus “A Plus”
- Rehabilitasi Sawah Tangga Bosi Tuntas, Pemkab Madina Kejar Target Panen Padi 4 Bulan ke Depan
- Pemkab Madina Gandeng Kementan dan BNN Alihkan Ladang Ganja ke Komoditas Produktif, Cabai hingga Serai Wangi Disiapkan
Madina | Sumut24.co -
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal memastikan ketersediaan bahan pokok serta pasokan energi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah tetap aman dan mencukupi. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution setelah memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah.
Rapat strategis tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati di kawasan Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pusat Statistik (BPS), hingga pihak Pertamina. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Sahnan Pasaribu bersama para asisten dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah antisipasi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
Bupati Saipullah menjelaskan, berdasarkan laporan yang disampaikan BPS, kondisi inflasi di Mandailing Natal masih berada dalam tren positif dan relatif terkendali. Artinya, hingga saat ini belum terdapat indikasi kenaikan harga yang signifikan pada sejumlah komoditas penting.
"Dari pemaparan yang kami terima, tren inflasi daerah masih stabil. Tidak ada tanda-tanda lonjakan yang bisa mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat," ujar Saipullah yang didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.
Ia juga memastikan bahwa pasokan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan cabai masih mencukupi. Bahkan, ketersediaan stok diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah meminta masyarakat tidak khawatir ataupun melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.
"Ketersediaan bahan pokok masih sangat cukup. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian secara berlebihan," tambahnya.
Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah juga memantau perkembangan harga sejumlah komoditas di pasaran. Saat ini harga cabai berada pada kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng dijual di bawah Rp20.000 per liter dan harga beras berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram, baik untuk jenis medium maupun premium.
Tidak hanya kebutuhan pangan, pemerintah daerah juga memastikan pasokan energi tetap aman selama masa libur Lebaran. Pihak Pertamina telah menyiapkan langkah antisipasi berupa penambahan tangki suplai BBM yang dapat segera didistribusikan jika terjadi peningkatan permintaan.
"Ketersediaan BBM dipastikan aman selama Lebaran. Bahkan Pertamina telah menyiapkan tambahan tangki untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat," jelas Saipullah.
Pasokan gas LPG ukuran 3 kilogram juga dipastikan tetap tersedia dan akan terus dipantau distribusinya agar tidak terjadi kelangkaan di tingkat masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipullah juga menegaskan agar tidak terjadi kenaikan biaya layanan publik menjelang hari raya. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk menahan kenaikan tarif, seperti transportasi dan layanan air minum, guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
"Jangan sampai ada kenaikan tarif layanan di momen hari besar karena hal itu bisa memicu kenaikan inflasi di daerah," tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal, Bagus Priandy menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Idulfitri saat ini masih dalam keadaan kondusif.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying terhadap bahan pokok maupun bahan bakar minyak karena ketersediaan stok telah dijamin.
"Pertamina sudah memastikan pasokan BBM aman hingga setelah tanggal 20 dan seterusnya. Bahkan untuk wilayah Madina ada penambahan suplai stok," ujarnya.
Dengan jaminan ketersediaan bahan pokok dan energi tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan sehari-hari.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
kota
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pelaksanaan Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahap I Tahun 2026 yang berlangsun
kota
sumut24.co MEDAN, P6T PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) pukul 09.39 WIB. Pemulihan
kota