Rabu, 06 Mei 2026

Kadisdik Madina DHS Disebut Terima Suap Hingga Rp 580 Juta

Administrator - Rabu, 17 Januari 2024 19:42 WIB
Kadisdik Madina DHS Disebut Terima Suap Hingga Rp 580 Juta
Istimewa
Foto : Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.(W05)
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mandaling Natal (Madina), DHS disebut menerima suap hingga sebesar Rp 580 juta.

Kini, DHS telah mendekam dalam sel setelah penyidik Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sumut menetapkannya sebagai tersangka.

"Untuk hasil pemeriksaan awal itu, ada sekitar 580 juta yang diminta dari para peserta," sebut Hadi, Rabu (17/1/2024).

Namun, Hadi tidak menjelaskan berapa jumlah peserta P3K yang ikut dalam seleksi tersebut dan turut memberikan uang kepada tersangka. Jumlah korbannya hingga saat ini masih didalami penyidik.

"Nah, itu jumlahnya masih terus dilakukan pengembangan," imbuh Hadi.

Dalam kasus dugaan suap itu sudah ada ditetapkan satu orang tersangka, yakni Kadisdik Pemkab Madina DHS.

"Untuk proses yang ada saat ini sudah satu orang tersangka yang ditetapkan, kadisdik," terangnya.

Sebelumya, penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut menetapkan Kadisdik Pemkab Madina, DHS sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap P3K.

"Hasil gelar perkara, penyidik Tipikor Ditreskrimsus menetapkan DHS sebagai tersangka," ujar Hadi, Jumat (12/1/2024) sore lalu.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Tags
beritaTerkait
3 Rumah Hangus di Madina, Ini Momen Aksi Cepat Wabup Madina Bantu Warga Lumban Pinasa
Keren Abis! SMPN 1 Panyabungan Sapu Bersih 4 Trofi di FLS2N 2026 Madina
Keren! Madina Raih Peringkat 1 Nasional, Bukti Program KB Berdampak Nyata, Atika: Ini Hasil Kerja Keras Bersama
Bupati Madina Saipullah Nasution Serukan Percepatan Pembangunan Saat Upacara Hari Otonomi Daerah 2026
Bupati Saipullah Nasution Lepas Jemaah Haji, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 342 Jemaah Haji Madina
Bupati Madina Saipullah Nasution Beberkan LKPJ 2025: Anggaran Triliunan Digelontorkan, Fokus Kesehatan dan Pendidikan
komentar
beritaTerbaru