Gus Irawan Antar Tapsel Cetak Sejarah, Raih WTP ke-12 Berturut-turut dari BPK RI
MEDAN, SUMUT24.CO Kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu kembali membuahkan prestasi membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Se
News
MEDAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiayanto Simangunsong, meminta pihak kepolisian untuk bekerja sesuai tugas pokok adan fungsi (tupoksi) dan lebih serius menangani laporan kasus investasi bodong yang baru-baru ini terjadi. Dengan adanya laporan tersebut, para korban sangat berharap besar kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya.
Dikatakan, warga yang tadinya berharap mendapat penghasilan lebih dari investasi tersebut, terpaksa harus menelan pil pahit lantaran tertipu bujuk rayu para pelaku. Investasi apapun yang ditawarkan oleh oknum, semua keputusan ada di tangan warga. Tinggal tergantung bagaimana warga menerimanya secara akal atau tidak.
“Saya meminta warga Medan untuk berhati-hati terhadap investasi-investasi yang ditawarkan itu. Saya berharap warga mempelajarinya dengan baik, kan dunia ini ada digenggaman kita! Investasi-investasi apa namanya itu, kan kita tinggal cari di Google cari tahu jenis investasi yang ditawarkan oknum itu. Jadi kita gak mudah tertipu,” ujarnya menyarankan, Senin (07/06/21).
Lebih lanjut Ketua Fraksi PKS DPRD Medan ini menambahkan, pandemi Covid-19 yang hampir berjalan 2 tahun sudah membuat akal sehat warga tidak lagi menggunakan logika. Dengan menginvestasikan Rp15 juta, berharap mendapat kembalian Rp25 juta dalam jangka waktu tertentu.
“Di masa pandemi Covid-19 ini banyak usaha warga yang tak jalan. Dibujuk berinvestasi dengan mendapatkan keuntungan, langsung tergiur. Jadi kami minta aparatur bertindak tegas. Kasihan warga, sudah susah-sudah begini tertipu lagi dia,” ujarnya.
Mantan anggota DPRD Tanjung Balai ini menyebut, persoalan investasi bodong bukanlah barang baru di Indonesia. Lima tahun yang lalu sudah mencuat kasusnya dan kerap menjadi perhatian publik. Sebab tidak sedikit kerugian yang dialami warga, bahkan mencapai miliaran rupiah.
“Ditangkapi pelakunya, dihukum. Nanti pindah sana sani pelakunya. Makanya saya meminta kasus ini ditindak tegas, supaya jangan ada lagi investasi-investasi bodong ini. Walaupun yang paling utama bagi saya, masyarakat harus mawas diri. Jangan mudah dikasih angin surga,” tandasnya.
Beberapa waktu lalu mencuat kasus investasi bodong yang menyita perhatian warga Medan. Betapa tidak, terlapor AS diduga telah menggelapkan uang nasabahnya dengan total mencapai Rp20 miliar. Tak terima dengan tindakan itu, para korbanpun melaporkan pelaku ke Polrestabes Medan, dengan harapan pelaku bertanggung jawab atas aksinya.(W05).
Foto:Terlapor AS yang diduga memiliki investasi bodong (W05)
MEDAN, SUMUT24.CO Kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu kembali membuahkan prestasi membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Se
News
Jakarta Suasana penuh kehangatan menyelimuti area lapangan masjid AlIkhsan, LebakBulus, Jakarta Selatan, Kamis (28 Mei 2026). Pada mome
Info
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing
News
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan bahwa pemanfaatan Artifici
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di berbagai daerah melalui
News
SAMOSIR Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu meninjau pelaksanaan pelayanan Posyandu di SD Negeri 5 P
Seleb
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghimpun 93 ekor hewan kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Jumlah tersebut terd
News
Medan S24 Penyedia layanan transportasi daring Maxim secara resmi menandatanganiperjanjian kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN
News
Jakarta, Sebagai creative and innovation enabler, TACO hadir di brightspotCITY 2026, salah satu creative marketplace yang konsisten memp
Info
Jakarta, Hari Raya Idul Adha merupakan momen penuh makna bagi umat Islam di Indonesia. Melalui ibadah kurban, masyarakat diajak untuk menela
Ekbis