Senin, 18 Mei 2026

GTPP Covid-19 Sumut Semakin Aktif Deteksi Penderita Covid-19 Tanpa Gejala

Administrator - Selasa, 25 Agustus 2020 08:51 WIB
GTPP Covid-19 Sumut Semakin Aktif Deteksi Penderita Covid-19 Tanpa Gejala

MEDAN I SUMUT24.co Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) semakin memperkuat pendeteksian penderita Covid-19 tanpa gejala. Ini dilakukan karena penderita Covid-19 tanpa gejala (konfirmasi asimptomatik) berpotensi besar menyebarkan virus Corona di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melalui Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumut Whiko Irwan saat live streaming update Covid-19 Sumut di Media Center GTPP Covid-19 Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (24/8).

Dikatakan Whiko, untuk mendeteksi penderita Covid-19 tanpa gejala, GTPP Covid-19 Sumut melaksanakan pemeriksaan swab polymerase chain reaction (PCR) massal di beberapa kabupaten/kota yang telah ditentukan sejak awal Agustus. Kegiatan swab massal ini akan dilakukan beberapa waktu ke depan. GTPP Covid-19 Sumut mendapat bantuan 10.000 paket swab PCR untuk memperlancar langkah ini.

“Ini akan kita lakukan beberapa waktu ke depan. Tujuannya agar penderita Covid-19 asimptomatik cepat terdeteksi sehingga tidak menyebarkan virus Corona ke orang lain,” kata Whiko.

Selain itu, GTPP Covid-19 Sumut juga mengisolasi orang-orang yang dicurigai sebagai penderita Covid-19 asimptomatik selama 10 hari sejak pengambilan sampel untuk swab PCR. Hal ini sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Revisi ke-5 dari Kementerian Kesehatan RI.

“Penderita tanpa gejala ini bahkan tidak menyadari dia terpapar Covid-19, karena itu sangat berpotensi besar menularkan ke orang lain. Karena itu kita isolasi selama 10 hari sejak pengambilan sampel orang-orang yang dicurigai,” tambah Whiko.

Berdasarkan keterangan Whiko, dalam satu minggu terakhir terdapat penurunan kasus Covid-19 baru di Sumut menurun. Sejak tanggal 18 hingga 24 Agustus total kasus konfirmasi sebanyak 476, pekan sebelumnya kasus konfirmasi mencapai 742 dan pekan pertama bulan Agustus sebanyak 755 kasus.

Walau ada penurunan kasus baru, Whiko meminta masyarakat tetap disiplin melakukan protokol kesehatan karena potensi penularan masih terjadi di Sumut. Menurutnya protokol harus dilakukan seluruh masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19.

“Walau ada penurunan potensi penyebaran masih ada di wilayah kita. Untuk memutus mata rantai penyebarannya harus dilakukan bersama-sama, tidak bisa hanya sebagian masyarakat saja. Penularan diputus oleh orang-orang yang disiplin protokol kesehatan, tetapi diperluas orang yang mengabaikan protokol kesehatan,” tegas Whiko.

Tanggal 24 Agustus 2020 penurunan kasus konfirmasi memang cukup terlihat, hanya ada penambahan 37 kasus konfirmasi, suspek bertambah 3 orang dan meninggal 6 orang. Angka kesembuhan juga semakin menunjukkan tren yang baik, kali ini meningkat 65 orang.

Namun, Whiko mengingatkan kasus Covid-19 di Sumut sangat dinamis sehingga masyarakat tidak boleh abai. Whiko meminta masyarakat, instansi, pelaku usaha tetap menerapkan protokol kesehatan agar tren positif ini terus berlanjut. “Wajib menggunakan masker pelindung, jaga jarak dan hindari kerumunan. Itu tidak bisa ditawar lagi,” pungkas Whiko.(w03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Aliansi ASRI Tuntut Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Asahan Senilai Rp52,5 M
Tim MIT Jatanras Polda Sumut Bekuk 2 Residivis Curanmor Sudah 20 Kali Beraksi
Polsek Medan Area Tangkap Pelaku Pembongkaran Rumah saat Bersembunyi di Jermal
Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Setinggi 2 Meter Disita
Apresiasi Pansus Penertiban Aset Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Responsif dan Dukung DPRD
Pemprov Sumut Gelar Apel Kendaraan Dinas Operasional Tahun 2026
komentar
beritaTerbaru