Rabu, 08 Juli 2026

Pembelajaran Daring, Menteri Pendidikan Harus Bergerak Cepat Beri Solusi

Administrator - Selasa, 11 Agustus 2020 01:05 WIB
Pembelajaran Daring, Menteri Pendidikan Harus Bergerak Cepat Beri Solusi

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co Ketua Partai Kebangkita Bangsa (PKB) Sumut Drs Ance Selian menegaskan, Bahwa Dimasa pandemi covid 19 ini betul-betul merepotkan proses pendidikàn, pemerintah telah menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) salàh satu kebijakan membuat anak-anak belajar dari rumah. Untuk itu kita berharap mantan Bos Gojek yang sekarang menjadi Menteri Pendidikan harus bergerak cepat memberi solusi konkrit karena mahalnya biaya pembelajaran daring tersebut, ucapnya kepada Wartawan, Selasa (11/8). Menurutnya, Belajar dari rumah otomatis menggunakàn sarana belajar melalui jaringan Android, dan membutuhkan biaya yang lumayan mahal. Kendala awal adalah bagai mana setiap siswà memiliki HP anroit dan menggunakan paket (mahal ). menurut pengamatan sayà , cepat atau lambat kebutuhan ini akan di ikuti semua siswa, orang tua akan berupaya dengan segaĺa macam cara agar anak memiliki fasilitas android, tentu akan menemukan segala bentuk ilmu pengetahuan, yang di lihat melalui Yuotobe dansebagainya,ucapnya. Lebihlanjut Ketua IKA PMII Sumut itu, begitujuga dalam ujian akan sulit diawasi oleh guru jika kurikulum pendidikan tidak dilakukan moderenisasi yang berbasis digital, akàn kehilangan kendali pendidikan pada generasi bangsa. Mentri pendidikan (pemerintah) harus bergerak cepat melakukan seleksi tenaga pengajar yang memiliki skil mengajar melalui online, dan membuat sistem pengawasan dan evaluasi siswa dgn terukur biar dapat mèngetahui keilmuan yang di miliki seorang siswa. Jika keseluruhàn proses belajar dan mengajar hanya memadakan komunikasi jarak jauh, tidak tertutup kemungkinan anak-anak generasi akan kehilangan kultur budaya bangsa kita, bahkan kehilangan etika, dan tata krama. Jika hal ini tidak di antisifasi 5 tahun ke depan kita akan banyak kehilangan. Oleh karena itu menteri pendidikan dan menteri Agama segera melakukan penerapan sistim yang dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk yang menjadi bias dari situasi sekarang ini, ucap mantan Wakil Rakyat tersebut.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
Rukun Sembiring Satukan Kader, Mada LMP Sumut Percepat Penguatan Organisasi
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
Kisah Percintaan Bella Olivia Putrisanni & Fahdi Saidi Lubis, Dua Hati, Satu Frekuensi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
komentar
beritaTerbaru