Bursa Calon Sekda Medan Menghangat, Enam Nama Senior Mulai Jadi Perbincangan
MEDAN, SUMUT24.CO Menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota
News
MEDAN I SUMUT24.co Pemerintah Kota (Pemkot) dan Tokoh Agama di Medan membentuk tim terpadu untuk menyelesaikan masalah Masjid Amal Silaturahim. Pembahasan pembentukan tim tersebut, berlangsung di Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No 2 Medan.
Baca Juga:
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, pembentukan tim terpadu bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang ada.Â
“Upaya untuk mendinginkan situasi dan upaya penyelesaian masalah,” ujar Kombes Dadang Hartanto dalam keterangannya, Jumat (25/10/2019).
Dadang melanjutkan, soal pemindahan masjid yang jadi polemik tersebut perlu dimusyawarahkan. Melibatkan pihak-pihak yang memahami perspektif Islam.
“Kami mengharapkan tim terpadu ini yang bisa menyelesaikan permasalahan ini. Harapan saya setelah tim ini terbentuk, bisa menyelesaikan masalah. Sehingga endingnya rekomendasi dengan tuntas,” ujarnya. Acara tersebut turut dihadiri Plt Walikota Medan Ahkyar Nasution, Kepala Kesbang Medan Sulaiman Harahap, Pengurus NU Medan KH Sutadi, Tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Sebelumnya Ketua PCNU Medan Burhanuddin SE didampingi Bendahara Zulkarnain kepada Wartawan, Kamis (24/10). Mengatakan, sesama umat islam kita jangan sampai gontok-gontokan, karena masih banyak jalan keluar atau solusi atas permasalahan masjid tersebut, kita sebagai warga Nahdliyin siap memfasilitasinya agar Kota Medan ini tetap kondisif, ucapnya.
Kepada pengembang juga kita mengingatkan agar sesama umat jangan saling dihasut atau provokasi yang mengganggu suasana kekondusifan. Kalau mau membangun kan masih banyak lagi lahan di Sumut ini, tidak lantas harus menghancurkan Masjid yang sudah bersertifikat wakaf tersebut.
Ditambahkan Bendahara PCNU Medan Zulkarnain, Yang tak kalah pentingnya adalah kedua belah pihak agar menahan diri jangan sampai sesama umat saling bentrok yang juga dapat merugikan kedua belah pihak, sementara pihak yang lain akan tertawa tentang hal tersebut, ucapnya.
Lebihlanjut mantan Anggota DPRD tersebut, Tidak bisa tidak pemerintah harus cepat turun tangan menyelesaikan hal tersebut dengan memanggil semua pihak yang berseteru demi keamanan dan kenyamanan masyarakat, ucapnya. Kepada aparat penegak hukum agar menangkap dan memproses hukum para penjarah dan perusak masjid tersebut, karena tindakannya dinilai telah mengganggu kekondusifan di kota Medan ini, ucapnya. (W03)
MEDAN, SUMUT24.CO Menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota
News
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam
kota
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
kota
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
sumut24.co ASAHAN, Demi memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan, Polres Asahan kembali menunj
News
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
News
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota