Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
Baca Juga:
- DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
- Taring Prabowo Soroti Polemik MBG: Pembenahan BGN Jangan Diganggu, Celah Sabotase Harus Ditutup
- Pemko Solok Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (monev) Terhadap Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis
Madina | Sumut24.co
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program nasional pemerintah pusat kembali menjadi sorotan publik. Program yang digagas untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah itu kini menuai perhatian setelah muncul dugaan makanan tidak layak konsumsi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.
MBG sendiri merupakan program prioritas nasional yang menyasar pelajar mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah secara bertahap. Program ini juga menjadi salah satu janji politik Presiden RI Prabowo Subianto saat masa kampanye.
Namun di lapangan, pelaksanaan program tersebut dinilai masih menghadapi berbagai persoalan. Di sejumlah daerah sebelumnya sempat muncul laporan terkait makanan yang diduga menyebabkan keracunan, kualitas makanan yang dianggap kurang layak, hingga kuota penerima yang belum sesuai harapan masyarakat.
Terbaru, dugaan persoalan muncul di Kabupaten Mandailing Natal. Informasi yang beredar menyebutkan adanya makanan MBG yang diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi karena ditemukan berulat.
Kasus tersebut disebut terjadi di wilayah Kecamatan Panyabungan. Selain itu, muncul pula sorotan terkait proses pengolahan makanan di Kecamatan Bukit Malintang yang diduga kurang higienis karena alat masak disebut dicuci di sungai.
Situasi ini memicu kekhawatiran para wali murid terkait standar kebersihan dan kualitas makanan yang disalurkan kepada siswa penerima program MBG.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Penggorengan Kecamatan Panyabungan berinisial FR saat dikonfirmasi sejumlah awak media pada Selasa (12/5/2026), belum memberikan penjelasan rinci terkait dugaan makanan berulat tersebut.
Saat dimintai tanggapan mengenai kualitas makanan, sertifikasi juru masak, hingga mekanisme pengajuan sekolah penerima MBG, FR hanya menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah yang mengajukan program penerima MBG.
Namun, terkait pertanyaan mengenai dugaan makanan berulat, tidak ada penjelasan lebih lanjut yang diberikan.
Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah media kepada pihak Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Mandailing Natal juga belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Masyarakat berharap program MBG benar-benar menjadi solusi peningkatan gizi anak sekolah, bukan justru menimbulkan persoalan baru di lapangan. Pasalnya, kualitas makanan dinilai sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak serta peningkatan sumber daya manusia di masa depan.
Pengawasan ketat terhadap distribusi, pengolahan makanan, hingga standar kebersihan dapur MBG kini menjadi perhatian publik agar program nasional tersebut dapat berjalan sesuai tujuan awalnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
News
TPPKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.
kota
SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030
News
Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional
News
Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah
News
Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu
News
BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e
News
sumut24.co MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang
kota
SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA
News