Minggu, 27 September 2026

Rumah Kepala Bapedda Sumut Disatroni Kawanan Maling

Administrator - Jumat, 01 April 2016 03:42 WIB
Rumah Kepala Bapedda Sumut  Disatroni Kawanan Maling

MEDAN | SUMUT24 Kediaman Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Arsyad Lubis yang berada di Jalan Eka Rasmi Gang Eka Nusa, Kecamatan Medan Johor disatroni kawanan maling, Kamis (31/3) dinihari.

Baca Juga:

Informasi yang didapat,  akibat insiden tersebut pemilik rumah mengalami kerugian hingga ratusan juta di mana satu unit mobil Honda Jazz serta harta berharga lainnya lewong disikat maling.

“Kejadian pencurian  pukul 03.00 WIB  tadi. Saat itu kebetulan melintas dan melihat beberapa orang yang masuk ke dalam rumah. Kukira keluarga pak Arsyad,” ungkap Irvan (30) salah seorang warga sekitar.

Diungkapkan Irvan, saat kejadian pencurian kondisi jalan terlihat sepi. Tidak satu pun masyarakat melintas. “Tadi sepi jalannya. Tidak ada orang satupun di sini,” ungkapnya yang tak menyangka orang yang disangka keuarga korban ternyata kawanan pencuri.

Mendapat adanya informasi personel Reskrim Polsek Delitua langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus pencurian yang menimpa Kepala Bappeda Sumut tersebut.

Dari pemeriksaan petugas pelaku sempat mencongkel pintu garasi hingga mengalami kerusakan. “Pintu (garasi) sudah terbuka setengah. Namun sayang rumah mewah tersebut tidak memiliki CCTV,” terang salah seorang personel Polsek Delitua.

Sementara itu, Kapolsek Delitua, Kompol Daniel melalui Kanit Reskrim, Iptu Jonathan, menuturkan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus pencurian tersebut.

“Dari informasi yang didapat dilakukan jumlah pelaku lebih dari dua orang dengan mengendarai sepeda motor. Mereka masuk dengan cara merusak gembok pagar,” tuturnya.

Sementara Arsyad Lubis ketika dikonfirmasi mengakui kalau rumahnya tadi malam baru disatroni maling. Dia beserta keluarga baru menyadarinya ketika terbangun saat Subuh tadi.

“Kami tahunya saat sudah pagilah, pas shubuh itu, lihat pintu rumah sudah terbuka, pagar gemboknya juga sudah terbuka dan mobil sudah hilang,” kata Arsyad.

Menurut dia, pencuri membobol rumahnya itu memiliki alat-alat yang canggih, sebab pagar gembok dan garasi bisa digunting sehingga terbuka, begitu juga pintu depan rumah.

“Pencurinya kami pastikan sudah masuk ke dalam rumah, karena beberapa bagian rumah kami diacak-acak, tapi memang karena tidak ada yang hilang, hanya mobil Honda Jazz lah yang diambil,” terang Arsyad.

Atas kejadian ini, dia mengatakan, kawasan lingkungan sekitar rumahnya ternyata mulai tak aman. Sebab, pasca kejadian rumahnya dibobol, barulah diketahui ternyata di kawasan tersebut seminggu lalu juga ada rumah yang kemalingan.

“Iya sepertinya memang sudah tidak aman lagi kawasan kami ini. Solusinya meningkatkan keamanan dan mengaktifkan kembali ronda malam,” jelas Arsyad yang juga Plt Kadisdik Sumut ini.

Diketahui, 1 unit mobil Honda Jazz yang dicuri itu sudah ditemukan petugas Unit Reskrim Polsek Delitua di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (31/3) sore.

“Sudah ditemukan, tapi pelakunya belum,” kata Kanit Reskrim Polsek Deli Tua Iptu Jonathan Hutagalung.

“Pelaku diperkirakan lebih dari dua orang,” katanya lalu menambahkan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian tersebut. (Sdr/SL)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hadiri Musda XVI KNPI Tanjungbalai, Fadly Abdina Dorong Konsolidasi Pemuda Bangun Sinergi Sehat dengan Pemerintah
Dukung Sumut Bebas Rabies 2030, Wali Kota Tanjungbalai: Siap Berkolaborasi
YBM PLN UID Sumut Kukuhkan GENCAR Batch III, GM PLN: Kepedulian Harus Tumbuh Menjadi Gerakan Berkelanjutan
Mendiktisaintek Dorong USU Jadi Pusat Unggulan Iptek di Sumatera
Tutup Jambore Anak Asahan 2026, Bupati Taufik : Bangga Menjadi Anak Asahan, Cerdas dan Berkarater Sambut Indonesia Emas 2045
Bupati Asahan Lantik Pengurus DPC PWKI Periode 2026–203, Sinergi Wanita Kristen Dukung Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru