Kamis, 14 Mei 2026

Kepiawaian Masyarakat Minang dalam Berdagang Jangan Diragukan

Administrator - Minggu, 13 Mei 2018 18:35 WIB
Kepiawaian Masyarakat Minang dalam Berdagang Jangan Diragukan

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Masyarakat Minang sangat piawai dalam berdagang. Sejak dahulu hingga sekarang, perantau Minang juga telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan dan pembangunan Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) VII Badan Musayawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumatera Utara di Garuda Plaza Hotel, Minggu (13/5).

“Masyarakat Minang sangat piawai dalam berdagang. Kepiawaian ini, telah banyak membantu menggerakkan sektor ekonomi di Sumut,” kata Gubsu Erry Nuradi.

Erry kemudian memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pengurus BM3. Diharapkan musyawarah ini menjadi momentum untuk membentuk organisasi yang lebih kuat dan membawa perubahan yang labih baik bagi Sumut.

Lebih lanjut, Erry berharap musyawarah ini juga dapat menghasilkan program-program dan rumusan yang dapat menyejahterakan masyarakat Minang di Sumut khususnya, dan masyarakat Sumut pada umumnya.

Ketua Umum BM3 Sumut H Syahruddin Ali SH MSi mengucapkan terima kasih kepada Gubsu Erry yang telah membuka secara resmi Mubes VII BM3 Sumut. Dikatakan Syahruddin, masyarakat Minang juga merasa bangga bisa memberikan kontribusi di Sumut.

“Meskipun kita berasal dari tanah Minang, tapi Sumut sudah menjadi rumah bagi kita semua. Kita selalu memegang prinsip ’Dimana bumi dipijjak, di situ langit dijunjung’. Dimana kita berada saat ini, di situ lah kampung kita. Insya Allah dimana pun kita berada, hubungan kita dengan seluruh etnis, dengan seluruh masyarakat yang ada di Sumut, baik dengan pemerintah, maupun masyarakat sekitar, semua berjalan dan terjalin dengan baik,” ujarnya.

Kepada masyarakat Minang yang hadir, Syahruddin mengimbau bahwa musyawarah tersebut adalah salah satu upaya untuk menjalin komunikasi dan bentuk solidaritas. Seperti kata pepatah Minang, ‘Ado Samo Dimakan Tak Ado Samo Ditahan’. Artinya, sikap senasib-sepenanggungan atau solidaritaslah yang akan membuat masyarakat Minang kuat dan tidak mudah dipecah belah.

Turut hadir dalam Mubes VII BM3 Sumut tersebut Anggota DPR RI H Nasril Bahar SE MM, Sekretaris Umum BM3 Sumut H Yunan Sirhan beserta pengurus, Ketua Panitia Mubes BM3 Sumut H Farianda Putra Sinik SE, para pengurus BM3 kabupaten/kota se-Sumut, Tokoh masyarakat Minang Sofyan Raz, Rosyan Arbi, dan H Ahmad Arif.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemilik Klaim Tanah Gedung Koperasi Merah Putih Bukit Mesara, Lokasi Dipagari Kawat Duri
KONI Sumut Genjot Persiapan Atlet Panahan PPI Menuju PON 2028
Gang Jati Denai Disulap Jadi Sarang Narkoba, Polisi Sergap 3 Pria Sebagai Pelaku Narkotika dan Menyita 4 Paket Sabu Siap Edar
Sehari, Polda Sumut Ungkap 23 Kasus Narkoba dan Amankan 26 Tersangka
Dugaan Hilangnya Barang Bukti: Mobil Pick Up dan Plang Besi Kasus Pencurian di Beringin Jadi Sorotan "
JMSI Sumut:  Penghargaan Presiden untuk Kapolda Sumut Jadi Kebanggaan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru