Rabu, 01 Juli 2026

Kepiawaian Masyarakat Minang dalam Berdagang Jangan Diragukan

Administrator - Minggu, 13 Mei 2018 18:35 WIB
Kepiawaian Masyarakat Minang dalam Berdagang Jangan Diragukan

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Masyarakat Minang sangat piawai dalam berdagang. Sejak dahulu hingga sekarang, perantau Minang juga telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan dan pembangunan Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) VII Badan Musayawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumatera Utara di Garuda Plaza Hotel, Minggu (13/5).

“Masyarakat Minang sangat piawai dalam berdagang. Kepiawaian ini, telah banyak membantu menggerakkan sektor ekonomi di Sumut,” kata Gubsu Erry Nuradi.

Erry kemudian memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pengurus BM3. Diharapkan musyawarah ini menjadi momentum untuk membentuk organisasi yang lebih kuat dan membawa perubahan yang labih baik bagi Sumut.

Lebih lanjut, Erry berharap musyawarah ini juga dapat menghasilkan program-program dan rumusan yang dapat menyejahterakan masyarakat Minang di Sumut khususnya, dan masyarakat Sumut pada umumnya.

Ketua Umum BM3 Sumut H Syahruddin Ali SH MSi mengucapkan terima kasih kepada Gubsu Erry yang telah membuka secara resmi Mubes VII BM3 Sumut. Dikatakan Syahruddin, masyarakat Minang juga merasa bangga bisa memberikan kontribusi di Sumut.

“Meskipun kita berasal dari tanah Minang, tapi Sumut sudah menjadi rumah bagi kita semua. Kita selalu memegang prinsip ’Dimana bumi dipijjak, di situ langit dijunjung’. Dimana kita berada saat ini, di situ lah kampung kita. Insya Allah dimana pun kita berada, hubungan kita dengan seluruh etnis, dengan seluruh masyarakat yang ada di Sumut, baik dengan pemerintah, maupun masyarakat sekitar, semua berjalan dan terjalin dengan baik,” ujarnya.

Kepada masyarakat Minang yang hadir, Syahruddin mengimbau bahwa musyawarah tersebut adalah salah satu upaya untuk menjalin komunikasi dan bentuk solidaritas. Seperti kata pepatah Minang, ‘Ado Samo Dimakan Tak Ado Samo Ditahan’. Artinya, sikap senasib-sepenanggungan atau solidaritaslah yang akan membuat masyarakat Minang kuat dan tidak mudah dipecah belah.

Turut hadir dalam Mubes VII BM3 Sumut tersebut Anggota DPR RI H Nasril Bahar SE MM, Sekretaris Umum BM3 Sumut H Yunan Sirhan beserta pengurus, Ketua Panitia Mubes BM3 Sumut H Farianda Putra Sinik SE, para pengurus BM3 kabupaten/kota se-Sumut, Tokoh masyarakat Minang Sofyan Raz, Rosyan Arbi, dan H Ahmad Arif.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tanpa Izin dan Tanpa Tempat Penyimpanan, Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Asahan Terancam Pidana, Diminta Penegak Hukum Turun Tangan
Sambut Tim Pemantau TP PKK Provinsi, Kabupaten Asahan Tampilkan Prestasi dan Kekuatan Program di Tingkat Desa
1.266 Hektar HTR di Asahan Disulap Jadi Kebun Sawit, Ketua Koperasi Tani Mandiri Bantah Jual Beli Lahan, Ratusan Hektar Milik R Sinaga
BNCT Apresiasi Kontribusi CMA dalam Mendukung Pertumbuhan Arus Peti Kemas di Belawan
Penyambutan di Kualanamu Jadi Simbol Penguatan Hubungan LMP Sumut dan Sulawesi Selatan
BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
komentar
beritaTerbaru