MEDAN |SUMUT24
Baca Juga:
Postingan oknum anggota DPRDSU Muchrid Coki Nasution yang sedang viral di media sosial Facebook membuat masyarakat dan pecinta dunia maya terperangan, pasalnya di Medsos tersebut oknum anggota DPRDSU tersebut blak-blakan diduga meminta proyek di salah satu dinas di Pemprovsu.
Menanggapi hal tersebut Ketua Sumut Institute Oesril Limbong kepada SUMUT24, Selasa (4/7) mengatakan, Kalau keluarga HT Erry Nuradi merasa terganggu atas postingan oknum anggota DPRDSU tersebut yang tersebar di jagat dunia maya, sebaiknya keluarga Gubsu segera melaporkannya ke aparat penegak hukum agar kasusnya dapat ditindaklanjuti dengan seksama, Ucapnya.
Begitujuga kepada aparat penegak hukum diharapkan jangan lalai dan lengah, jangan sampai timbul permasalahan barulah aparat sibuk mencari bukti. Aparat sudah seharusnya antisifasi dengan mengcopy laman yang ada di media sosial tersebut sehingga setelah ada permasalahan nantinya aparat penegak hukum tinggal menunjukkan bukti-bukti tersebut, katanya.
Lebihlanjut tokoh pemuda tersebut, apalagi saat ini menjelang Pilgubsu 2018 sangat rentan dengan black campign para balon-balon Gubsu sehingga nantinya dapat mengganggu kondusifitas pilkada, karena bukan tidak mungkin lawan-lawan politiknya tersebut berusahan untuk menjatuhkan calon Gubsu yang satu dan lainnya. Makanya aparat penegak hukum jangan diam, lakukan antisifasi sedemikian rupa agar pihak aparat penegak hukum dapat menegakkan hukum seadil-adilnya.
Kita juga menyesalkan masih adanya oknum anggota DPRDSU yang meminta-minta dan bermain proyek. Bisa dibayangkan apa yang terjadi kalau semua oknum anggota DPRDSU bermain proyek, Ucapnya. Dalam hal ini juga sebaiknya Ketua BKD DPRDSU dan Ketua DPRDSU segera memanggil dan menyidangkan oknum anggota DPRDSU tersebut, karena sudah membuat malu lembaga dewan terhormat tersebut.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News