*KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*
KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- *KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL : MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945*
- Pastikan Siap Tampil Terbaik, Ketua TP PKK Asahan Pantau Langsung Persiapan Lomba "Aku Hatinya PKK" ke Tingkat Provinsi
- Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI
Polresta Medan telah menangkap sebanyak 3 Kg sabu-sabu beberapa waktu lalu dan sudah dipublis ke hampir semua media. Bahkan masyarakat pun telah mengetahuinya.
Tapi aneh bin ajaib, beberapa hari kemudian Kapolresta Medan mengatakan sabu yang ditangkap tersebut adalah Garam Inggris. Kontan saja masyarakat bertanya-tanya.
Menanggapi hal ini, Pengamat Sosial dan Politik Shohibul Anshor Siregar mengatakan, memang aneh juga melihatnya. Mudah-mudahan “garam Inggeris” tidak merontokkan image tentang kinerja kepolisian dalam melancarkan perang terhadap narkoba di Medan dan Sumatera Utara.
“Memang polisilah yang memiliki otoritas mengumumkan hasil razia itu semula adalah sabu dan akhirnya menjadi Garam Inggeris,” ujarnya.
Perlu kongkritisasi target perang ini dengan segenap parameternya. Kedua pola pelibatan kelompok masyarakat selama ini dan segenap lembaga bentukan sudah perlu dievaluasi.
Keterbukaan sangat penting, periksa urin secara rutin wajib dilakukan bagi semua apartur yang pekerjaannya terkait dengan barkoba serta kekuatan-kekuatan yang selam ini dikenal sebagai kalangan tak terinterupsi karena memegang kekuasaan.
“Kan namanya Polisi sudah piawai yang mana namanya sabu, tawas, garam dan jenis narkoba lainnya. Anak SD aja tau mana sabu mana Garam waktu penangkapan. Aneh juga, tapi mau dibilang apa, karena hanya polisi yang bisa mengetahui hasil uji Laboratorium. Diharapkan agar polisi lebih transparan lagi. Semoga garam inggeris tidak menodai perang atas narkoba di Indonesia,” ujarnya.
Memang lanjut Shohibul, hanya polisilah yang memiliki otoritas untuk mengatakan garam atau gula atau tawas atau shabu. Memang bagaimanapun masyarakat pasti curiga tentang perubahan tersebut, tapi masyarakat kan sudah apatis.
“Sekarang tinggal polisi berani atau tidak menuntaskan narkoba yang sudah banyak makan korban tersebut,” tandasnya.(ism)
KETUM GARDA MUDA PRABOWO / GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL MENGAWAL PRESIDEN PRABOWO SAMA HALNYA MENGAWAL UUD 1945
News
sumut24.co ASAHAN, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mela
News
Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Saksikan Penandatanganan MOU Antara UT dan KSPSI
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri kunjungan kerja Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy A
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin langsung Apel Pemerintahan yang diikuti para pimpinan Organisasi
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai resmi melaunching penerapan Core Values ASN BerAKHLAK bagi seluruh aparatur s
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai resmi melaunching penerapan Core Values ASN BerAKHLAK bagi seluruh aparatur s
News
Pegadaian Ketuk Pintu Langit, Berbagi Makanan di Lima Wilayah
Ekbis
sumut24.co MEDAN, Kantor Kelurahan Sei Agul di Jalan Danau Laut Tawar, Kecamatan Medan Barat, mendadak ramai, Senin (10/8/2026). Puluhan hi
kota
Kajari Medan Suport Open Turnamen Taekwondo Adhyaksa Cup
kota