Rabu, 12 Agustus 2026

Sampurno Pohan Temui Ditreskrimsus Poldasu

Administrator - Kamis, 15 September 2016 08:49 WIB
Sampurno Pohan Temui Ditreskrimsus Poldasu

MEDAN | SUMUT24 Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang dan Tata bangunan (TRTB ) Samporno Pohan bersama rekannya, mendatangi gedung Ditresktimsus Poldasu dan langsung memasuki ruang penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus, Rabu (14/9) sekira pukul 15:30 Wib.

Baca Juga:

Pantauan Wartawan digedung Ditreskrimsus, terlihat Sampurno Pohan dengan mengenakan kemaja putih bersama rekannya masuk ke ruang kerja Kasubdit III/Tipikor AKBP Nicolas. Berkisar satu jam di ruang Kasubdit III/ Tipikor, orang nomor satu di Dinas TRTB Medan itupun beranjak masuk ke ruang kerja Direktur Ditreskrimsus Poldasu.

Selanjutnya saat keluar dari ruangan Tipikor menuju ruang Direktur Ditreskrimsus Poldasu, Samporno Pohan ketika disapa wartawan menunjukkan sikap yang tak ramah dengan raut wajah terlihat kesal. Begitu pula saat keluar dari ruang Dirkrimsus ketika hendak difoto, ia mengeluarkan kata-kata “Sudah banyak foto ku di mana,” katanya pada wartawan.

Sementara itu Sampurno Pohan ketika diwawancari, terkait kedatangannya ke Subdit III/ Tipikor Ditreskrimsus mengatakan, kedatangannya hanya bersilaturahmi. Sampurno juga membantah kalau dirinya diperiksa penyidik Tipikor Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

“Tak ada masalah pemeriksaan, hanya silaturahmi saja aku datang kemari (Ditreskrimsus),” katanya, sembari meninggalkan wartawan menuju mobil yang telah menjemputnya.

Sementara Direktur Ditreskrimsus Kombes Toga H Panjaitan saat di konfirmasi mengatakan, Kedatangan Kadis TRTB Medan Sempurno Pohan hanya urusan pribadi (silaturahmi). “Ya hanya urusan pribadi (Silaturahmi) saja, tidak ada kaitannya dengan korupsi atau apapun,” jelas Toga menyakinkan.

Terpisah seorang sumber di Mapoldasu saat ditanya kedangan orang nomor satu di TRTB Medan Sempurno Pohan, sambil bercanda mengatakan, untuk apa dia datang ke unit Tipikor kalau tidak terkait urusan korupsi atau lakukan lobi-lobi cantik.

“Apa lagi dia itu seorang Kadis, mendatangi penyidik Tipikor, dan di dalam lama lagi. kita duga ya masalah korupsi, mana mungkin masalah Galian C atau perdagangan dan Indusri, kalau dia masuk ke ruang Tipidter dan Indag itu lain cerita la bro,” jelas sumber yang miminta namanya jangan dituliskan. (W08)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.
Ketua TP PKK Asahan Salurkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial Keagamaan, Peluk Anak Yatim dan Lansia
Pasar Kampung Lalang Semrawut, PKL Merajalela dan Lemahnya Satpol PP Medan Disorot
Diberhentikan Sepihak Tanpa Surat, 16 Relawan SPPG Mekar Sari Pertanyakan SOP BGN
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
Rektor UNIMED Kukuhkan Mahasiswa Baru Angkatan 2026 Dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027
komentar
beritaTerbaru