Jumat, 03 Juli 2026

Sektor Pajak dan PNBP Kuat, Dongkrak Pendapatan Negara di Sumatera Utara

Administrator - Jumat, 03 Juli 2026 09:05 WIB
Sektor Pajak dan PNBP Kuat, Dongkrak Pendapatan Negara di Sumatera Utara
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Realisasi penerimaan pajak di Provinsi Sumatera Utara menunjukkan performa yang sangat impresif hingga akhir Mei 2026. Gabungan penerimaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumut I dan II sukses membukukan angka Rp11,8 triliun. Capaian luar biasa ini mencerminkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 57,13% secara tahunan (year-on-year/yoy), sekaligus menandakan kuatnya aktivitas ekonomi dan kepatuhan wajib pajak di wilayah tersebut.


Tren positif ini juga diikuti oleh sektor kepabeanan dan cukai yang berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar Rp1,63 triliun, atau setara dengan 53,2% dari total target APBN yang ditetapkan sebesar Rp3,06 triliun. Kinerja di sektor ini mengalami pertumbuhan sebesar 12,44% (yoy). Kenaikan ini ditopang oleh pertumbuhan menyeluruh pada seluruh instrumen pendapatan, yang menegaskan geliat perdagangan internasional dan domestik di Sumatera Utara yang semakin dinamis.


Secara rinci, realisasi Bea Masuk menyumbang Rp364,53 miliar atau meningkat hingga 35,2% (yoy). Sementara itu, sektor Bea Keluar mencatatkan kontribusi terbesar dengan perolehan Rp1.077,17 miliar, tumbuh sebesar 6,5% (yoy). Melengkapi capaian tersebut, sektor penerimaan cukai juga menunjukkan performa solid dengan membukukan angka Rp189,17 miliar, yang berarti tumbuh 11,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.


Di sisi lain, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Sumatera Utara juga terjaga dengan baik dengan total realisasi mencapai Rp1,17 triliun, atau 45,83% dari target APBN sebesar Rp2,54 triliun. Keberhasilan ini didorong oleh PNBP Lainnya yang menyumbang Rp532,66 miliar (61,55% dari target) serta pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp632,73 miliar (37,72% dari target). Hal ini merefleksikan adanya perbaikan nyata dalam kualitas layanan dan tata kelola keuangan pada unit-unit BLU pendidikan dan kesehatan.


Selain itu, kontribusi PNBP dari sektor pengelolaan aset Barang Milik Negara (BMN), piutang, dan lelang tercatat sebesar Rp40,22 miliar atau 51,22% dari target Rp78,5 miliar. Sektor pengelolaan aset negara menyumbang Rp27,95 miliar yang didominasi oleh aktivitas sewa dan pemanfaatan BMN. Diikuti oleh pendapatan lelang eksekusi maupun sukarela sebesar Rp12,18 miliar yang tumbuh signifikan berkat tingginya efektivitas operasional Kanwil DJKN Sumut, sedangkan sektor piutang negara mencatatkan realisasi sebesar Rp90 juta.


Secara keseluruhan, kinerja APBN di wilayah Sumatera Utara hingga akhir Mei 2026 tetap kokoh dan terjaga dengan baik demi mendukung stabilitas ekonomi regional. Pertumbuhan positif pada sisi pendapatan dan belanja negara ini terus dioptimalkan secara strategis. Langkah tersebut diambil guna merealisasikan kebijakan Asta Cita, mendukung berbagai program prioritas Pemerintah, serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana di wilayah Sumatera Utara. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kinerja APBN di Provinsi Sumatera Utara Sampai Dengan 31 Maret 2026
Wali Kota Medan & Kakanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi Demi Peningkatan Kepatuhan Pajak
DJP Sumut I Kukuhkan 286 Relawan Pajak
DJP Dukung Penuh Penetapan 5 Tersangka KPK di OTT Korupsi KPP Madya Jakarta Utara, Terapkan Pemberhentian Sementara dan Evaluasi Internal
DJP Sumut I Resmikan Tax Center Yaspendhar, 650 Pegawai Ditargetkan untuk Aktivasi Coretax
DJP Sumut I Gelar Media Gathering Bertema Sosialisasi Percepatan Aktivasi Akun Coretax
komentar
beritaTerbaru