Minggu, 13 September 2026

Anggota DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang APEKSI, Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu, Rakyat Jadi Korban

Administrator - Jumat, 03 Juli 2026 09:18 WIB
Anggota DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang APEKSI, Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu, Rakyat Jadi Korban
Anggota DPRD Medan, Syaiful Ramadhan. Foto. Ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:


Anggota DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, mengkritik pola penataan Kota Medan yang dinilainya terkesan reaktif menjelang pelaksanaan APEKSI. Menurutnya, pengerahan seluruh camat, lurah dan Kepala Lingkungan untuk melakukan penertiban dan penataan kota seharusnya tidak hanya dilakukan karena adanya agenda nasional tersebut.


Syaiful mengatakan, upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Medan patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan dalam mempercantik wajah kota. Namun, ia menegaskan bahwa kebersihan, ketertiban, dan penataan kota harus menjadi kebijakan yang dilakukan secara konsisten, bukan sekadar untuk menyambut tamu.

Kita mengapresiasi langkah Pemko Medan dalam melakukan penataan kota. Namun hendaknya penertiban dan penataan tidak disandarkan karena adanya event seperti APEKSI, melainkan menjadi kebijakan rutin yang dilakukan setiap saat," ujar Syaiful saat ditanya wartawan, Minggu (28/06/2026).


Pria yang menjabat Sekretaris Komisi I ini menilai, Kota Medan harus selalu tampil bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat yang setiap hari tinggal dan beraktivitas di dalamnya, bukan hanya ketika akan dikunjungi para kepala daerah dari berbagai kota.


"Baiknya Medan jangan hanya bersih karena akan ada tamu. Medan harus bersih karena memang itu menjadi keharusan dalam menata kota dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera Kota Medan ini.

Syaiful juga mengingatkan agar penertiban yang dilakukan tidak mengorbankan masyarakat kecil. Menurutnya, pemerintah harus mengedepankan pendekatan yang humanis dan memberikan solusi bagi warga yang terdampak.


"Jangan karena ada APEKSI Kota Medan jadi bersih, tetapi jangan pula karena ada APEKSI rakyat justru digusur. Penataan harus mengedepankan rasa keadilan dan kemanusiaan," katanya.


Selain itu, ia meminta Pemko Medan menjalankan penegakan aturan secara adil tanpa pilih kasih.


"Pemko Medan jangan tebang pilih dalam menjalankan tugasnya. Semua bentuk pelanggaran harus ditindak dengan ukuran yang sama, tanpa membedakan siapa pelakunya. Dengan begitu masyarakat akan melihat bahwa pemerintah benar-benar serius membangun kota, bukan hanya mempercantik wajah Medan saat ada kegiatan seremonial," pungkasnya.



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Soroti Penjualan Aset Disdikbud, Kasman Lubis Minta Pelaku Ditindak Tegas dan Evaluasi Sistem Pengamanan Aset
Kesper Sambut Baik Penggratisan Ongkos Pelajar di Medan, Terkait Regulasi Israel Minta Dilibatkan
Komisi II DPRD Medan Segera Jadwalkan RDP Usulan Ongkos Gratis Pelajar di Medan
Gubsu Bobby Nasution Dukung Zulkarnaen Tangani Masalah Banjir di Jalan Letda Sudjono
Wakil Ketua DPRD Medan Dukung Ongkos Gratis Pelajar di Medan, OPD dan Komisi Diminta Tindaklanjuti
dr Faisal Arbie Sampaikan Pandangan Fraksi Nasdem Terkait Usulan Perubahan Perda No 5 Tahun 2015
komentar
beritaTerbaru