Selasa, 21 April 2026

Sultan Muda XporA 2026: Sinergi OJK dan Pemprov Sumsel Dorong Komoditas Lokal Tembus Pasar Global

Administrator - Selasa, 21 April 2026 16:34 WIB
Sultan Muda XporA 2026: Sinergi OJK dan Pemprov Sumsel Dorong Komoditas Lokal Tembus Pasar Global
sumut24.co - Palembang

Baca Juga:

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat perannya dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui prosesi pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan berbagai komoditas lokal lainnya dalam rangkaian acara Sultan Muda XporA 2026.

Seremoni pelepasan ekspor dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko, bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas, di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Selasa.


Mendorong UMKM Menjadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Program ini bertujuan memperkuat posisi pengusaha muda Sumatera Selatan agar mampu bersaing di pasar internasional melalui ekosistem keuangan yang inklusif.

"Kita tidak hanya bicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong daerah sebagai motor pertumbuhan Indonesia melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah," ujar Hernawan Bekti Sasongko.

Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam menjaga kedaulatan pangan dan akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah serta variasi komoditas unggulan daerah.


Rincian Ekspor dan Capaian Strategis

Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, memaparkan bahwa pada tahap awal, produk kelapa dan turunannya akan dikirim ke Tiongkok, Taiwan, dan Prancis. Detail komoditas yang diekspor meliputi:

Coconut Shell Charcoal: 46 ton

Coconut Chips: 25 ton

Lada Hitam: 500 kg

Produk Olahan Kerupuk: 21 ton

Total Nilai Ekspor: Mencapai Rp1,6 miliar.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan, hilirisasi, serta integrasi akses sektor jasa keuangan (seperti trade finance dan Letter of Credit) yang mempermudah pelaku usaha dalam proses produksi hingga pemasaran internasional.


​Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengapresiasi dukungan OJK dan lembaga jasa keuangan dalam melahirkan "Sultan Muda" yang produktif dan kreatif. Senada dengan itu, Bertu Merlas dari Komisi XI DPR RI menyoroti pentingnya kebijakan yang terintegrasi.


"Sumatera Selatan berhasil mencatatkan nilai ekspor yang lebih tinggi dari impor. Kami di DPR RI berkomitmen terus mendukung kebijakan yang memberdayakan ekonomi daerah," tegas Bertu.

​Sebagai bentuk dukungan konkret, OJK dan Pemerintah Provinsi Sumsel meresmikan sejumlah inisiatif strategis, di antaranya:

1. Sultan Muda Sumsel Center (SMSC): Berlokasi di Kantor OJK Sumsel sebagai pusat pelatihan, inkubasi, dan business connection hub.

2. Rebranding Logo Sultan Muda: Penegasan transformasi gerakan kewirausahaan muda.

3. Sultan Muda HIPMI Card: Identitas khusus untuk penguatan akses kewirausahaan.

4. Pusat Kolaborasi "Sumsel Maju Terus Untuk Semua": Wadah sinergi OJK, Pemda, dan Bank Indonesia.

5. Penyaluran Pembiayaan: Penyerahan secara simbolis pembiayaan komoditas unggulan sebesar Rp869,29 miliar dan Letter of Credit (L/C) ekspor senilai USD 209.723 oleh lima bank mitra.

Kegiatan yang dihadiri oleh 1.000 peserta ini diharapkan menjadi momentum akselerasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Selatan. (Rel)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
OJK
beritaTerkait
OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara
Transformasi Industri Reksa Dana 2026: Sinergi APRDI dan OJK dalam Memperkuat Literasi Keuangan Nasional
OJK Perkuat Kebijakan SLIK untuk Akselerasi Program 3 Juta Rumah
Kondisi Ekonomi Sumut, Sektor Jasa Keuangan Tetap Kokoh di Tengah Ketidakpastian Global
Jelang RGS 2026, OJK dan Asosiasi Sepakati Komitmen Penguatan Ekosistem GRC
OJK Cabut Izin Usaha PT. Bank Perekonomian Rakyat Sungai Rumbai
komentar
beritaTerbaru