sumut24.co -MANDAILING NATAL , PT
PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan energi hingga ke pelosok negeri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan jaringan listrik desa di Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang ditargetkan rampung pada April 2026.
Baca Juga:
Sebagai bentuk keseriusan dalam memastikan program berjalan sesuai rencana, General Manager
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, pada Kamis (16/4/2026) turun langsung meninjau progres pembangunan infrastruktur kelistrikan di desa tersebut. Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah
PLN untuk memastikan masyarakat Desa Patialo segera menikmati akses listrik yang lebih andal melalui jaringan utama
PLN.Selama ini, masyarakat Desa Patialo masih mengandalkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 3 kilowatt (kW). Pasokan tersebut baru mampu memenuhi kebutuhan penerangan dasar bagi lebih dari 100 rumah, sehingga belum memadai untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara optimal, baik untuk rumah tangga, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi produktif.
Hadirnya jaringan listrik
PLN melalui subsistem Sumatera menjadi harapan besar bagi masyarakat setempat untuk memperoleh layanan kelistrikan yang lebih stabil, aman, dan berkelanjutan. Di sisi lain, pembangunan jaringan menuju Desa Patialo juga menghadapi tantangan geografis yang cukup berat. Jalur yang terjal dan curam menjadi salah satu kendala utama dalam membuka akses listrik yang memadai ke desa tersebut.Meski demikian, tantangan tersebut tidak menyurutkan langkah
PLN untuk terus menghadirkan energi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Mundhakir menegaskan bahwa pembangunan listrik desa di Patialo merupakan bagian dari komitmen
PLN dalam mendukung pemerataan energi nasional, sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian
Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"
Pemerataan listrik bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang layak, andal, dan berkeadilan. Desa Patialo selama ini telah berupaya bertahan dengan pasokan listrik yang sangat terbatas. Karena itu,
PLN hadir untuk memastikan masyarakat dapat menikmati listrik yang lebih andal melalui jaringan utama, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk rumah tangga, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Mundhakir.Ia menambahkan, medan yang berat dan akses yang tidak mudah justru menjadi penguat semangat
PLN untuk menuntaskan pekerjaan tersebut. Menurutnya, menghadirkan listrik hingga ke desa-desa terpencil merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan hak yang sama atas energi.
"Tantangan di lapangan tentu ada, mulai dari jalur yang terjal hingga akses yang terbatas. Namun, semangat untuk menghadirkan listrik yang adil dan merata membuat kami semakin kuat untuk menuntaskan pembangunan ini. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat selesai pada April ini agar masyarakat Patialo segera menikmati listrik
PLN yang lebih andal," tambah Mundhakir.Dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat turut menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan. Kepala Desa Patialo, Aswarruddin, menyampaikan bahwa masyarakat menyambut baik pembangunan jaringan listrik
PLN dan berharap penyambungan dapat segera terealisasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa bersama warga siap mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.
"Kami sangat berharap listrik dari jaringan
PLN bisa segera masuk ke Desa Patialo. Selama ini listrik yang ada sangat terbatas dan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. Kami siap membantu
PLN, termasuk dengan mengerahkan warga untuk melakukan pembersihan pohon yang terdampak jalur jaringan agar pekerjaan ini bisa berjalan lancar," kata Aswarruddin.Menanggapi hal tersebut, Mundhakir mengapresiasi dukungan penuh dari kepala desa dan masyarakat yang dinilai menjadi kunci penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antara
PLN dan masyarakat setempat akan sangat menentukan kelancaran pekerjaan di tengah tantangan medan yang cukup berat.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan Kepala Desa Patialo dan seluruh masyarakat yang menunjukkan semangat gotong royong untuk membantu kelancaran pekerjaan ini. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi
PLN. Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan yang berarti, sehingga target penyelesaian pada April dapat tercapai sesuai rencana," ujar Mundhakir.Adapun pembangunan infrastruktur kelistrikan di Desa Patialo mencakup jaringan sepanjang 3,85 kilometer. Kehadiran jaringan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup warga desa secara menyeluruh.
Dengan masuknya listrik
PLN ke Desa Patialo, masyarakat diharapkan dapat menikmati layanan kelistrikan yang lebih stabil, aman, dan andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari, membuka peluang usaha, serta mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi desa secara berkelanjutan. Bagi
PLN UID Sumatera Utara, pembangunan listrik desa di Patialo bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan langkah nyata menghadirkan energi yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (C04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News