Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
Baca Juga:
- Satgas PETI Madina Mulai Bertindak, 3 Titik Tambang Ilegal Dong Feng Ditemukan
- Bupati Madina Keluarkan Instruksi Tegas! Camat hingga Kepala Desa Diminta Hentikan Seluruh Aktivitas PETI
- Arus Petikemas BNCT Capai 59.918 TEUs pada Mei 2026, Pertumbuhan Berlanjut di Tengah Penguatan Aktivitas Perdagangan
Madina | Sumut24.co
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai mematangkan komposisi personel yang akan diterjunkan untuk menindak aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah wilayah.
Pembentukan tim penindakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution di Aula Kantor Bupati Madina, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis (20/8/2026).
Rapat ini menjadi agenda koordinasi ketiga setelah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina menyepakati pembentukan Satgas PETI. Sejumlah unsur terkait turut hadir, mulai dari Ketua Satgas PETI yang juga menjabat Wakapolres Madina, para Kapolsek, Pabung, Danramil, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), hingga camat dari wilayah yang diketahui terdapat aktivitas pertambangan tanpa izin.
Wakil Bupati Atika mengatakan, rancangan komposisi personel yang akan bertugas di lapangan telah disusun. Rapat kali ini difokuskan untuk memastikan kesiapan unsur-unsur yang nantinya masuk dalam divisi penindakan.
"Draf personel yang terdiri dari unsur Forkopimda dan instansi terkait sudah disiapkan. Hari ini kami fokus mematangkan itu," ujar Atika usai rapat.
Menurutnya, divisi penindakan menjadi bagian penting dalam struktur Satgas PETI karena akan berhadapan langsung dengan aktivitas pertambangan ilegal di lapangan. Karena itu, komposisi personel perlu dipersiapkan secara matang agar pelaksanaan tugas dapat berjalan efektif.
Setelah susunan tim penindakan rampung, keputusan mengenai waktu pelaksanaan operasi akan dibahas lebih lanjut bersama jajaran pembina Satgas.
Atika menyebut jajaran pembina tersebut terdiri atas Bupati Madina, Ketua DPRD Madina, Dandim, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Ketua Pengadilan Negeri (PN), serta Ketua Pengadilan Agama (PA).
"Keputusan akhir mengenai waktu pelaksanaan akan kami rapatkan bersama seluruh pembina," katanya.
Atika menjelaskan, rencana penindakan PETI merupakan kelanjutan dari tahapan sebelumnya. Satgas telah melakukan sosialisasi dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat di sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas pertambangan tanpa izin.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan awal sebelum aparat mengambil tindakan di lapangan.
"Tim sudah menyampaikan imbauan. Penindakan tegas di lapangan akan mulai dilakukan setelah tanggal 17 Agustus," tegas Atika.
Dengan demikian, Satgas PETI Madina kini mulai memasuki tahapan yang lebih konkret. Setelah sosialisasi dan pemetaan dilakukan, pemerintah bersama aparat dan instansi terkait bersiap menjalankan penertiban terhadap kegiatan pertambangan yang tidak memiliki izin.
Wakil Bupati Madina berharap operasi penindakan nantinya tidak hanya mengedepankan ketegasan, tetapi juga dilakukan secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut dia, kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting agar operasi dapat berlangsung efektif sekaligus meminimalkan potensi gesekan dengan masyarakat.
"Harapannya, dengan susunan personel yang sudah matang, operasi nanti dapat berjalan cepat, terukur, dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat," ujar Atika.
Pemerintah Kabupaten Madina bersama unsur Forkopimda kini tinggal menunggu keputusan final mengenai waktu pelaksanaan operasi. Penindakan tersebut diharapkan menjadi langkah serius dalam menghentikan aktivitas PETI yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum, lingkungan, maupun dampak sosial di tengah masyarakat.zal
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News