Rabu, 12 Agustus 2026

Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP

Administrator - Rabu, 12 Agustus 2026 10:05 WIB
Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co -

Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat pola pengasuhan anak ikut menghadapi tantangan baru. Penggunaan telepon seluler atau HP yang berlebihan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution.

Pesan tersebut disampaikan Atika saat menghadiri kegiatan penyantunan anak yatim di Masjid Istiqomah, Kelurahan Panyabungan II, Senin, 10 Agustus 2026.

Di hadapan kaum ibu yang hadir, Atika mengingatkan agar orang tua tidak membiarkan anak terlalu larut dalam penggunaan gawai. Menurutnya, kehadiran HP memang memberikan banyak kemudahan, tetapi juga dapat menjadi persoalan apabila penggunaannya tidak disertai pendampingan.

"Kita dijajah oleh kemajuan teknologi yang sangat pesat seperti HP. Anak-anak harus didengarkan dan diarahkan oleh orang tua, jangan terlalu asyik main HP hingga terkadang abai," kata Atika.

Pengasuhan anak menghadapi tantangan baru
Atika menilai perkembangan teknologi telah mengubah kehidupan sehari-hari anak-anak. Ponsel yang awalnya diberikan untuk kebutuhan komunikasi atau pembelajaran dapat membuat anak menghabiskan banyak waktu di dunia digital apabila tidak diawasi.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat peran orang tua menjadi semakin penting.

Orang tua tidak cukup hanya memberikan atau membatasi penggunaan HP. Anak juga perlu diajak berkomunikasi sehingga orang tua mengetahui aktivitas dan lingkungan digital yang mereka ikuti.

"Penggunaan media sosial dan teknologi saat ini sering kali lebih banyak digunakan untuk hal yang kurang bermanfaat jika tidak diawasi," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa dunia digital yang berada dalam genggaman anak dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif. Karena itu, pendampingan orang tua dibutuhkan agar anak mampu menggunakan teknologi secara bijak.

"Gawai saat ini kerap menjadi tantangan tersendiri dalam pengasuhan anak," lanjut Atika.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian penting dalam kegiatan yang dihadirinya. Di tengah kemajuan teknologi, keluarga tetap memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan, karakter dan cara anak berinteraksi dengan lingkungan.

Santunan anak yatim disebut bagian dari komitmen
Selain menyampaikan pesan mengenai pengasuhan anak, Atika juga menjelaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal terhadap anak yatim dan piatu.

Menurutnya, kegiatan penyantunan anak yatim yang dilakukan pemerintah daerah bukan sekadar kegiatan seremonial. Program tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen yang telah disampaikan sejak masa kampanye.

Atika menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim dan piatu tetap menjadi bagian yang diprioritaskan Pemkab Madina meskipun pemerintah daerah saat ini melakukan efisiensi anggaran.

Ia memastikan kebijakan efisiensi tersebut tidak menyentuh anggaran yang diperuntukkan bagi santunan anak yatim dan piatu.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada anak yatim dan niat semasa kampanye dulu. Alhamdulillah, kami menyalurkan bantuan ke sini dan ini bukan kali pertama, mudah-mudahan bermanfaat," kata Atika.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tokoh masyarakat apresiasi konsistensi Pemkab Madina
Tokoh masyarakat setempat, Khoiruddin Faslah Siregar, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap anak yatim.

Ia menilai penyantunan tersebut merupakan bentuk realisasi janji yang disampaikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Madina saat Pilkada.

Menurut Faslah, kegiatan serupa telah beberapa kali dilaksanakan di sejumlah wilayah Madina.

"Ini merupakan komitmen dan janji yang dibuat saat Pilkada kemarin, yakni menyantuni anak yatim setelah menang. Alhamdulillah janji tersebut sudah berkali-kali dan sangat sering dilaksanakan di Madina, dan hari ini ditujukan kepada anak yatim di Banjar Istiqomah," ujarnya.

Faslah berharap perhatian terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan, dapat terus dipertahankan selama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Madina.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kepemimpinan daerah tersebut agar dapat menjalankan amanah dan membawa perubahan positif bagi Mandailing Natal.

Masyarakat berharap perhatian keagamaan berlanjut
Dalam kesempatan tersebut, Faslah juga menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah daerah, khususnya berkaitan dengan sektor keagamaan.

Ia berharap perhatian terhadap bidang keagamaan dapat semakin diperkuat melalui program dan penganggaran yang berkelanjutan.

Menurutnya, kesejahteraan para bilal mayit, nazir masjid, imam masjid hingga guru mengaji juga perlu menjadi perhatian pemerintah.

Harapan tersebut dinilai penting karena mereka memiliki peran langsung dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Bagi masyarakat, keberadaan tokoh agama dan pengelola rumah ibadah bukan hanya berkaitan dengan kegiatan ibadah, tetapi juga ikut menjaga nilai-nilai sosial dan pembinaan generasi muda.

Pesan yang muncul dalam kegiatan di Masjid Istiqomah tersebut pun menjadi dua sisi perhatian bagi pemerintah daerah, yakni pentingnya memperkuat kepedulian terhadap anak yatim sekaligus menghadapi tantangan pengasuhan anak di tengah perkembangan teknologi.

Di satu sisi, bantuan sosial diharapkan dapat terus menjangkau anak-anak yang membutuhkan. Di sisi lain, keluarga juga dituntut semakin aktif mendampingi anak agar kemajuan teknologi tidak justru menjauhkan mereka dari interaksi, pendidikan dan nilai-nilai positif di lingkungan sekitar.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
Perang terhadap Tambang Ilegal Dimulai! Wabup Atika Terapkan Strategi 3 Tahap di Madina
Bupati Saipullah Bangga Madina Tampil Maksimal di PRSU ke-50 Meski Dihimpit Keterbatasan Anggaran
Dari Kopi Mandailing hingga Gordang Sambilan, Bupati Saipullah Tunjukkan Kekayaan Madina di PRSU
Doa dari Tanah Suci untuk Madina! Bupati Saipullah Lepas 45 Jamaah Umroh Cahaya Rizki
Tokoh Masyarakat Pantai Barat Madina H. Syahrir Nasution: Jika Pemerintah Terus Abai, Rakyat Siap Perjuangkan Bergabung ke Sumatera Barat
komentar
beritaTerbaru