Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Baca Juga:
JAKARTA – Tim penyidik kepolisian melakukan penggeledahan di 12 lokasi yang berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam sejumlah perkara, yakni dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLN yang dikaitkan dengan peristiwa blackout di Sumatera, kasus PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel.
Dari serangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah aset bernilai besar berupa uang tunai dalam berbagai mata uang asing, emas batangan, serta dokumen dan barang bukti lainnya.
Salah satu lokasi yang digeledah adalah Kafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Dari lokasi tersebut, penyidik menemukan uang tunai yang disimpan di dalam brankas dengan total nilai sekitar Rp60 miliar.
Rinciannya terdiri atas 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, serta uang tunai sebesar Rp259.159.000.
Selain itu, penyidik juga menggeledah sebuah tempat usaha penukaran valuta asing (money changer) yang berada di kawasan Cipete. Dari lokasi tersebut disita 16 jenis mata uang asing dengan nilai setara sekitar Rp7,2 miliar.
Penggeledahan juga dilakukan di sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, pada Rabu (8/7/2026) malam. Dari lokasi itu, penyidik menyita emas batangan seberat 74 kilogram serta sejumlah uang dalam mata uang dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat.
Rangkaian penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dalam tiga perkara yang tengah ditangani.
Di tengah proses penggeledahan, muncul perhatian publik setelah rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terlihat dijaga puluhan prajurit TNI pada Rabu malam.
Penjagaan tersebut berlangsung bersamaan dengan beredarnya isu mengenai kemungkinan adanya penggeledahan di kediaman Febrie setelah penyidik melakukan penggeledahan di Kafe de'Clan Signature dan money changer di Cipete.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Kejaksaan Agung mengenai alasan penjagaan di rumah Jampidsus maupun kaitannya dengan rangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik.
Penyidik juga belum menyampaikan identitas pihak-pihak yang menjadi pemilik aset yang disita maupun status hukum para pihak yang terkait dalam perkara tersebut. Proses penyidikan masih terus berlangsung.red
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota
Paman dan Ponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu
News
Gubsu Bobby Bahas Persiapan IMTGT ke32 Bersama Menko Perekonomian
kota