Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Baca Juga:
- Gara-gara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
- Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto Perkuat Sinergi dengan Kajari Sibuhuan, Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan
- Sat Reskrim Polres Padang Lawas Intensif Patroli Malam, Cegah Begal, Balap Liar hingga Tawuran Remaja
Palas | Sumut24.co
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Padang Lawas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 12 mahasiswa asal daerah tersebut.
Bantuan yang disalurkan berupa dukungan biaya kuliah dan biaya penyusunan skripsi dengan total masing-masing penerima sebesar Rp1.200.000. Program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka tanpa terkendala masalah ekonomi.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Padang Lawas, Drs. H. Paraduan Tanjung, di ruang kerja Bupati pada Senin (22/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan memberikan apresiasi kepada BAZNAS Padang Lawas yang dinilai konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk sektor pendidikan.
Menurutnya, program bantuan pendidikan ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Kabupaten Padang Lawas.
"Ini adalah investasi SDM kita. Anak-anak Padang Lawas harus bisa kuliah. Jangan sampai putus sekolah hanya karena kendala biaya. Zakat yang kita kumpulkan harus kembali lagi untuk masa depan daerah," tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan harus menjadi bekal untuk membangun daerah setelah lulus nanti.
"Saya berharap adik-adik semua bisa menyelesaikan kuliah dengan baik. Ilmu yang didapat harus menjadi berkah. Setelah selesai, kembali ke kampung halaman dan ikut membangun Padang Lawas," pesannya.
Daftar Penerima Bantuan Pendidikan BAZNAS Padang Lawas
Bantuan Biaya Kuliah:
1. Andika Jaya Saputra Hasibuan (UMN Al-Wasliyah)
2. Nur Hopipah Hasibuan (STKIP Padang Lawas)
3. Enni Royani Nasution (IAI Padang Lawas)
4. Nur Anita Hasibuan (IAI Padang Lawas)
5. Lanni Syariah Lubis (UIN Sumatera Utara)
6. Linni Adawiyah Nasution (Universitas Negeri Medan / UNIMED)
Bantuan Biaya Penyusunan Skripsi:
1. Lesna Marito Lubis (IAI Padang Lawas)
2. Linda Rangkuti (STKIP Padang Lawas)
3. Nur Halimah Hasibuan (STKIP Padang Lawas)
4. Ulfa Khairani Hasibuan (IAI Padang Lawas)
5. Eka Pratiwi (IAI Padang Lawas)
6. Rosida Khairani Hasibuan (STKIP Padang Lawas)
Program bantuan pendidikan ini menjadi salah satu langkah nyata BAZNAS Padang Lawas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan terus berlanjut untuk memperkuat pembangunan sektor pendidikan.zal
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota