Selasa, 22 September 2026

Galodo Terjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Administrator - Selasa, 22 September 2026 08:59 WIB
Galodo Terjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Baca Juga:

Kabupaten Solok : Sumut24.co

Hujan deras Senen Malam 21 September 2026 mengguyur kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Sumatera Barat yang memicu luapan air bercampur material lumpur, batu dan kayu hingga menggenangi sejumlah kawasan perkantoran dan membuat akses jalan di sekitar lokasi lumpuh.

Sejumlah fasilitas pemerintahan dilaporkan terdampak, termasuk kawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Kesehatan Kabupaten Solok. Material banjir juga menutup badan jalan sehingga akses Solok–Padang sempat tidak dapat dilalui. Tim gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., meminta masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang cukup lebat sejak sore harus menjadi perhatian bersama karena potensi bencana susulan masih dapat terjadi.

Jangan panik, tetapi kita harus tetap waspada. Keselamatan masyarakat adalah yang paling utama, pesan H. Candra kepada warga. H. Candra juga membuka Rumah Dinas Wakil Bupati Solok bagi masyarakat yang membutuhkan tempat untuk mengungsi.

Dikatakannya H. Candra, rumah dinas bukan sekadar tempat tinggal seorang pejabat. Dalam situasi bencana seperti ini, rumah tersebut harus dapat menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Ini rumah rakyat," demikian pesan yang disampaikan H. Candra ketika membuka rumah dinasnya untuk warga terdampak.

Di musala rumah dinas, H. Candra kemudian berdialog langsung dengan masyarakat yang terdampak. Suasana penuh keprihatinan terasa ketika warga menyampaikan kondisi yang mereka alami setelah banjir bandang menerjang kawasan Arosuka.

Kepada masyarakat, H. Candra mengajak warga untuk bersabar dan tabah menghadapi musibah tersebut.

Ia mengingatkan bahwa bencana yang menimpa sebagian masyarakat pada hakikatnya merupakan penderitaan bersama.

"Sabarlah dan tabahlah menerima ujian ini dari Allah SWT. Derita warga adalah derita kita bersama. Mari kita saling bahu-membahu dan membantu satu sama lain," pesan H. Candra.

Menurutnya, dalam keadaan darurat, perbedaan status maupun jabatan tidak seharusnya menjadi jarak antara pemerintah dan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh unsur bersama-sama memastikan keselamatan warga.

"Jangan sampai ada korban jiwa. Nyawa manusia jauh lebih penting dari segala-galanya," tegasnya.

Sikap tersebut juga sejalan dengan kondisi di lapangan yang masih membutuhkan kewaspadaan. BPBD dan unsur terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak banjir bandang, sementara masyarakat di kawasan terdampak diminta menghindari lokasi yang berbahaya dan mengikuti informasi resmi pemerintah maupun petugas di lapangan.

Bencana malam itu kembali mengingatkan bahwa ketika alam sedang menunjukkan kekuatannya, yang dibutuhkan bukan kepanikan, melainkan ketenangan, kewaspadaan dan solidaritas.

Di tengah lumpur yang menutup jalan dan kepanikan yang menyelimuti warga, satu hal menjadi pesan penting dari Arosuka malam itu: keselamatan manusia harus ditempatkan di atas segala kepentingan.

Dan ketika rumah seorang pejabat dibuka untuk masyarakat yang membutuhkan perlindungan, pesan yang hendak disampaikan sederhana bahwa dalam menghadapi bencana, pemerintah dan rakyat harus berdiri di tempat yang sama: bersama-sama menghadapi musibah.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Solok Launching Sistem Pengendalian Kinerja Pembangunan Daerah
BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
TP-PKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.
Bupati Solok Goro Bersama Pembangunan Rumah Bantuan untuk Zahira
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
Pemkab Solok Perkuat Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Tekan Angka Anak Berisiko Putus Sekolah
komentar
beritaTerbaru