Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, turun langsung meninjau sejumlah lahan pertanian yang sebelumnya terdampak banjir besar pada akhir tahun lalu. Kunjungan dilakukan ke Kecamatan Hutabargot, Naga Juang, dan Siabu guna memastikan proses pemulihan sektor pertanian berjalan sesuai harapan masyarakat.
Dari hasil peninjauan tersebut, pemerintah daerah memastikan sebagian besar lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana telah berhasil direhabilitasi dan kembali dapat dimanfaatkan oleh petani. Namun, masih terdapat satu persoalan krusial yang berpotensi menghambat produktivitas pertanian, yakni tersumbatnya saluran irigasi Batang Gadis.
Menurut Bupati Saipullah, persoalan irigasi saat ini menjadi prioritas yang harus segera ditangani karena berkaitan langsung dengan kebutuhan air bagi ratusan hektare lahan persawahan di beberapa kecamatan.
Dalam kunjungannya, Saipullah melihat langsung kondisi lahan pertanian di Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, dan Desa Sayurmatua, Kecamatan Naga Juang yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir.
Ia menjelaskan bahwa proses rehabilitasi lahan yang dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak telah menunjukkan hasil positif. Selain perbaikan lahan pertanian, pekerjaan normalisasi sungai sepanjang 1.150 meter juga telah selesai dilaksanakan.
Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, lahan yang sebelumnya tertutup material banjir kini kembali dapat diolah dan ditanami oleh masyarakat.
"Secara umum kondisi lahan pertanian yang terdampak banjir sudah jauh lebih baik dan sebagian besar sudah bisa dimanfaatkan kembali oleh petani," ujar Saipullah saat meninjau lokasi, Selasa (16/6/2026).
Meski rehabilitasi lahan berjalan baik, Bupati menegaskan bahwa ketersediaan air irigasi masih menjadi hambatan utama bagi petani.
Saluran sekunder Irigasi Batang Gadis yang selama ini menjadi sumber pengairan bagi sekitar 500 hektare sawah di Kecamatan Hutabargot, Naga Juang, dan Panyabungan Utara saat ini mengalami penyumbatan akibat timbunan material banjir.
Akibatnya, distribusi air ke area persawahan belum dapat berjalan optimal meskipun lahan pertanian telah diperbaiki.
"Masalah saat ini sawah sudah direhabilitasi, tetapi airnya belum tersedia secara maksimal. Penyebabnya karena saluran irigasi Batang Gadis tertutup material dengan volume yang cukup besar sehingga perlu segera dilakukan pengerukan," jelas Saipullah.
Menurutnya, apabila saluran tersebut tidak segera dibersihkan, petani akan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air yang dibutuhkan untuk mendukung musim tanam berikutnya.
Sebagai langkah percepatan penanganan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berencana segera menyurati instansi terkait agar pengerukan material di saluran irigasi dapat dilakukan secepat mungkin.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan sistem irigasi kembali berfungsi normal dan mampu mengairi seluruh areal persawahan yang bergantung pada jaringan Batang Gadis.
"Pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dan menyampaikan surat kepada instansi yang berwenang agar material yang menyumbat saluran irigasi tersebut dapat segera diangkat," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga memaparkan perkembangan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir di tiga kecamatan.
Di Kecamatan Siabu, rehabilitasi lahan seluas 25 hektare telah selesai sepenuhnya atau mencapai 100 persen.
Sementara di Kecamatan Naga Juang, rehabilitasi lahan seluas 42 hektare telah mencapai progres sekitar 95 persen dan hanya menyisakan tahap penyelesaian akhir.
Adapun di Kecamatan Hutabargot, rehabilitasi lahan seluas 30 hektare telah mencapai progres sekitar 75 persen dan masih terus dikerjakan.
Secara keseluruhan, sekitar 95 hektare lahan pertanian yang sebelumnya terdampak bencana kini berangsur pulih dan diharapkan dapat kembali menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat.
Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam memastikan pemulihan sektor pertanian berjalan optimal pascabencana.
Selain memperbaiki lahan yang rusak, pemerintah juga berupaya memastikan infrastruktur pendukung seperti irigasi dapat berfungsi maksimal sehingga produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Saipullah turut didampingi Asisten I Sahnan Pasaribu, Asisten III Lismulyadi Nasution, Plt Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muhammad Syail Lubis.
Pemerintah berharap pengerukan Irigasi Batang Gadis dapat segera terealisasi sehingga ratusan hektare sawah yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat kembali mendapatkan pasokan air yang memadai dan siap memasuki musim tanam berikutnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News