Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Ungkap LKN Sita 1.958.44 Gr Sabu, 141 Kg Ganja dan 10 Tersangka.
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Ungkap LKN Sita 1.958.44 Gr Sabu, 141 Kg Ganja dan 10 Tersangka.
News
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Informasi terkait dugaan biaya masuk jaringan pipa air bersih dari PDAM Tirtanadi Cabang Padangsidimpuan yang disebut-sebut mencapai Rp1.800.000 hingga Rp4.000.000 per kepala keluarga (KK) kini menjadi sorotan masyarakat.
Keluhan tersebut mencuat dari sejumlah warga di wilayah Kasmiah, Sidimpuan Baru, Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, usai adanya aktivitas penggalian pipa beberapa hari lalu yang kini telah ditimbun kembali.
Sejumlah warga mengaku resah setelah beredar informasi adanya pihak yang diduga mengatasnamakan PDAM Tirtanadi dan meminta biaya cukup besar untuk pemasangan sambungan air bersih ke rumah warga.
Salah seorang warga kasmia, Bang Rangkuti mengaku keberatan atas nominal yang disebut-sebut harus dibayarkan warga apabila ingin mendapatkan sambungan air PDAM.
"Kalau memang harus bayar sampai jutaan seperti itu, kami masyarakat kecil tentu sangat keberatan. Ada yang bilang sampai Rp1,8 juta bahkan Rp4 juta per rumah. Kami berharap ada kejelasan dari pihak terkait," ujar Bang Rangkuti, Selasa (09/06/2026).
Menurut Bang Rangkuti, informasi tersebut telah menjadi pembicaraan di tengah masyarakat.
Senada dengan itu, Hasibuan, salah satu Warga juga berharap pemerintah maupun pihak PDAM dapat memberikan kepastian terkait prosedur resmi pemasangan jaringan air agar tidak menimbulkan keresahan.
"Kami hanya ingin air bersih masuk, tapi kalau biayanya sebesar itu tentu memberatkan. Jangan sampai ada oknum memanfaatkan situasi," ungkap Hasibuan.
Menanggapi persoalan tersebut, Kabag Umum PDAM Tirtanadi Cabang Padangsidimpuan, Khaidir Pohan, memberikan penjelasan kepada wartawan pada Selasa (09/06/2026).
Khaidir mengatakan, pada dasarnya masih banyak masyarakat yang mengajukan permohonan sambungan air ke PDAM, namun terdapat pembagian wilayah pelayanan yang harus dipahami masyarakat.
"Sebetulnya banyak masyarakat yang belum dapat air bermohon kemari, tapi itu bukan wilayah kita kan," ujar Khaidir Pohan.
Ia menjelaskan bahwa tidak seluruh wilayah di Kota Padangsidimpuan masuk dalam cakupan layanan PDAM Tirtanadi.
"Seperti contoh, PDAM Tirta Ayumi bagian Batunadua, sedangkan kita cuma Padangsidimpuan Selatan dan Padangsidimpuan Utara," jelasnya.
Saat dikonfirmasi terkait penggalian pipa beberapa hari lalu yang telah ditimbun di kawasan Kasmia, Sidimpuan Baru, Kelurahan Silandit, serta adanya dugaan oknum yang meminta biaya mulai Rp1.800.000 hingga Rp4.000.000 per KK, pihak PDAM Tirtanadi menegaskan tidak akan mentolerir praktik semacam itu apabila terbukti benar.
"Kalau ada yang seperti itu kita akan kasih sanksi. Kita sudah berupaya transparan dan bersih karena semuanya berbasis online," tegas Khaidir.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa sistem pelayanan PDAM Tirtanadi saat ini diklaim telah menerapkan mekanisme digital untuk mencegah praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur.
Meski demikian, masyarakat berharap adanya langkah konkret berupa sosialisasi maupun klarifikasi langsung ke lingkungan warga agar tidak terjadi simpang siur informasi terkait biaya pemasangan sambungan air bersih.
Warga juga meminta aparat terkait maupun pihak perusahaan daerah segera turun tangan apabila ditemukan indikasi pungutan di luar mekanisme resmi.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Ungkap LKN Sita 1.958.44 Gr Sabu, 141 Kg Ganja dan 10 Tersangka.
News
Manggarai Barat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Program Kemnaker Peduli menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa bu
News
Bali Perkembangan persyaratan perdagangan dan rantai pasok global menuntut pemenuhan hakhak dasar tenaga kerja menjadi bagian penting b
News
Diduga Maling Jemuran, Pria Ditangkap Warga Perumahan Kuis Indah Permai
News
Jual Sabu untuk Modal Resepsi Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap
News
Nyaru Jadi Penarik Betor, BNNP Sumut Tangkap Pengedar 126 Kg Ganja
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Kelompok Peneliti dari Politeknik Negeri Padang Kunjungi Kabupaten Pakpak Bharat hari ini (11/09). Dr. Nurul Fauz
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan keamanan yang kondusif sekaligus menyelamatkan generasi muda dari pengaruh buruk, Kapolres Asahan AKBP Adi D
News
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan terus memperkokoh jembatan komunikasi dengan elemen masyarakat yang berbasis agama dan kebudayaan. Kali in
News
Wawancara Seleksi Calon Dewan Pengawas PDAM
News