Minggu, 12 Juli 2026

Sekdakab Solok, Medison Lantik Dua Pejabat JPT Pratama dan 11 Fungsional Dilantik di Lingkup Pemkab

Administrator - Kamis, 02 April 2026 15:17 WIB
Sekdakab Solok, Medison Lantik Dua Pejabat JPT Pratama dan 11 Fungsional Dilantik di Lingkup Pemkab
Istimewa
Baca Juga:

Kabupaten Solok - Sumut24.co

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Medison, Kamis (2/4/2026) melantik dua Pejabat Jabatan Tinggi Pratama (JPT) dan 11 Pejabat Fungsional di Aula Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok.

Dihadiri oleh Ketua Pansel, Drs. Bustamar, M.M, asisten III, Evanasri, staf ahli bupati, Irwan Efendi, Kepala BKPSDM Jufrisal, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Dijelaskan, dua pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Muhammad Djoni, S.STP, M.Si sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Romi Hendrawan, S.Sos, M.Si sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Solok.

11 pejabat fungsional juga turut dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Di antaranya Muhammad Farhan sebagai Penguji Kendaraan Bermotor pada Dinas Perhubungan, Pratama Ramadhan sebagai Pengawas Koperasi Ahli Pratama pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, serta Yossi Gustria sebagai Apoteker Ahli Pratama di Puskesmas Talang.
Selanjutnya, Riri Enggraini dilantik sebagai Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pratama pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Solok, Adzany Jagat Raya sebagai Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD) Pratama pada Inspektorat Daerah, serta sejumlah tenaga pendidik yakni Erlin Devi, Desmi Warnies, Rizikni Maifitmi, Rangga Sudarma, Maita Levi Kurnia, dan Nova Vitria yang menduduki jabatan guru ahli pratama di berbagai SD negeri di Kabupaten Solok.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam tiga aspek utama, yakni manajerial, keterampilan, dan sosial kultural.

Bahwa kemampuan manajerial menjadi tuntutan utama bagi ASN, baik pejabat struktural maupun fungsional, dalam mengelola sumber daya yang ada di lingkungan kerja masing-masing.

Medison juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi di era digital. Menurutnya, ASN yang tidak menguasai teknologi akan tertinggal, mengingat sistem pemerintahan saat ini telah berbasis digital dan aplikasi.
Tak kalah penting, kemampuan komunikasi juga menjadi perhatian. ASN dituntut mampu menyampaikan program dan kebijakan pemerintah secara efektif kepada masyarakat.
"Setiap pejabat adalah komunikator. Semakin tinggi jabatan, maka semakin besar tuntutan kemampuan komunikasi dan sosial kultural," ujar Medison.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Universitas Asahan dan Pemkab Asahan Jalin Kemitraan Strategis, Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi demi Kemajuan Daerah
Fasitasi Penetapan Batas Wilayah Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar di Hadiri Bupati Solok
Pemkab Deli Serdang dan IWO Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial
Siapkan Generasi Muda Kuasai Konten Digital di Era AI, Dispersip Kabupaten Solok Gandeng Supri Ardi dan Uda Rio
Pemkab Asahan Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Momen Introspeksi Dan Penguatan Iman Untuk Daerah Yang Makmur
HUT Bhayangkara ke-80, Sinergi Pemkab Asahan dan Polres Asahan Jangkau Dusun Terpencil Belum Berlistrik
komentar
beritaTerbaru